Jajanan Ndeso

Rasa dan Rupa Sederhana Tetapi Bikin Kangen dan Ketagihan

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Rabu, 02 Agu 2017 09:52 WIB
Foto: Istimewa
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso
Jakarta - Jajanan kampung kini mulai dicari orang. Akibat kejenuhan dengan beragam makanan asing. Tetapi bisa juga karena kangen kampung halaman yang nyaman.

Masih ingatkah Anda dengan rasa gembus, lemet, mendut, gempol, grontol atau cenil? Jajanan tradisional tersebut sangat dikenal oleh orang Jawa. Meskipun tiap daerah di Indonesia punya aneka jajanan tradisional yang mirip dengan nama lokal berbeda.


Sebutan 'ndeso' atau 'desa' diberikan pada jajanan dan makanan tradisional dari kampung. Umumnya makanan ini dibuat dengan bahan sederhana. Terutama yang bisa didapatkan dari hasil kebun sendiri. Seperti pisang, ubi manis, singkong, kelapa, tepung beras, tepung ketan dan gula aren.

Baca Juga: Jajanan Ndeso Lamongan Tembus Ritel Modern

Jajanan tradisional.Jajanan tradisional. Foto: iStock

Belakangan ini makin banyak warung dan rumah makan yang menjajakan menu tradisional. Bahan lokal daerah kembali disajikan dengan gaya modern atau gaya ndeso apa adanya.

Ulasan detikfood kali ini mengangkat jajanan 'ndeso' atau jajanan tradisional yang mulai banyak dicari orang perkotaan. Ada dugaan orang kota atau penduduk urban mulai jenuh dengan makanan barat yang didominasi rasa gurih.

Serbuan jajanan modern dari Amerika, Taiwan, Thailand, Malaysia dan Singapura membuat orang jenuh. Mereka kembali mencari kenyamanan yang asli. Karenanya jajanan tradisional jadi primadona baru.

Apa saja jajanan ndeso yang masih digemari dan dicari orang? Inovasi apa yang dilakukan oleh penjualnya? Bagaimana jajanan itu dibuat dan dijajakan. Apa benar jajanan ndeso masih murah?

Bahasan soal jenis-jenis jajanan ndeso pupuler hingga temat menikmati jajanan ini akan kami ulas. Tak lupa informasi nutrisi jajanan yang sebagian besar dibuat dari sumber karbohidrat. Bagaimana aturan konsumsinya.

Ragam jajanan tradisional khas Indonesia.Ragam jajanan tradisional khas Indonesia. Foto: iStock

Bagaimana penjual mengemas ulang jajanan ndeso ini supaya terlihat elegan? Misalnya singkong goreng dengan sambal roa atau singkong goreng dengan percikan truffle oil.

Tak lupa kisah menarik tentang asal usul jajanan juga penjualnya yang masih bertahan hingga kini. Karena banyak penjual jajanan tradisional yang juga sukses mengimpor produknya ke luar negeri.

Makan jajanan ndeso bukan berarti turun gengsi. Kini justru sebaliknya, jajanan ndeso jadi gaya hidup kekinian. Karena berakar dari budaya lokal yang jadi identitas. Makan sawut dan gethuk sambil minum kopi suatu kenikmatan lokal yang tak tergantikan.

Baca Juga: Singkong Keju, Oleh-oleh Kekinian di Salatiga

(lus/odi)
FOKUS BERITA Jajanan Ndeso

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com