Ini 10 Cara Supaya Bahan Makanan Lebih Awet Kesegarannya (1)

Maya Safira - detikFood Senin, 24 Jul 2017 18:01 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Supaya makanan yang dibeli tahan lebih lama, ada beberapa trik bisa dilakukan. Cara ini bisa menjaga susu hingga saus tidak mudah basi.

Penyimpanan makanan tergolong penting. Apalagi dalam mengatasi limbah makanan. Bright Side berbagi trik menjaga makanan tetap segar.

1. Membekukan susu selama beberapa minggu
Jika Anda membeli banyak susu segar dan baru sadar akan bepergian, jangan khawatir basi. Bright Side menyarankan susu dibekukan. Tapi ada beberapa aturan dalam melakukannya. Keluarkan dulu sedikit susu sebelum membekukannya. Karena susu akan meningkat volumenya. Paling baik bekukan susu segar dan diamkan dalam freezer tidak lebih dari 4-6 minggu.

Ini 10 Cara Supaya Bahan Makanan Lebih Awet Kesegarannya (1)Bekukan Sisa Telur yang Tak Terpakai di Wadah Es Batu (Foto: iStock)

2. Bekukan telur dalam cetakan es batu
Kadang Anda tidak bisa memakai seluruh telur saat masih segar atau hanya memakai bagian putihnya. Sementara kuningnya tersingkirkan. Tidak perlu khawatir, telur bisa dibekukan juga. Tuang saja isi telur ke dalam cetakan es batu. Tambahkan sedikit garam atau gula yang bisa menjaga teksturnya. Kemudian gunakan sesuai kebutuhan.

3. Simpan saus dalam freezer
Sisa saus bisa disimpan dalam freezer. Tempatkan dalam kantung penyimpanan dan taruh di freezer. Dalam satu jam saus akan cukup membeku sampai bisa dipotong. Gunakan saus ini ketika perlu.

Ini 10 Cara Supaya Bahan Makanan Lebih Awet Kesegarannya (1)Lettuce Tetap Segar hingga Seminggu Jika Dibungkus dengan Tisu Dapur (Foto: VegKitchen)

4. Bungkus lettuce dengan tisu dapur
Lettuce akan tetap segar dan renyah selama seminggu jika dibungkus dalam tisu dapur. Kelembaban berlebih bisa terserap dalam tisu dan tidak menyebabkan daunnya layu.

5. Apel bisa disimpan dalam lemari es beberapa bulan
Apel biasanya tetap segar lebih lama dibanding buah lain. Rasanya bisa tetap dipertahankan jika disimpan dalam lemari es. Caranya tidak membuat buah saling bersentuhan satu sama lain. Misalnya saja bungkus tiap buah dengan kertas roti.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com