Resto Pizza Ini Tutup Gara-gara Video Mantan Managernya Berjoget Tersebar Luas

Resto Pizza Ini Tutup Gara-gara Video Mantan Managernya Berjoget Tersebar Luas

Regita Lorena - detikFood
Selasa, 11 Jul 2017 15:45 WIB
Foto: Facebook (Stevi B's Pizza Buffet (Woodhaven, MI)
Jakarta - Restoran pizza di Michigan ini resmi tutup pada hari Kamis (13/7). Karena sebuah video mantan managernya menari di atas meja buffet jadi viral.

Restoan pizza Stevi B's Pizza Buffet di Woodhaven hari Kamis ini akan resmi tutup, lapor foxnews (10/7). Pengumuman ini dibuat sehari setelah tersebarnya video yang diunggah oleh mantan pegawainya.īŋŧ

Video tersebut menunjukkan mantan manager restoran ini menari-nari atau berjoget dengan busana lengkap dan sepatu di atas meja buffet restoran. Perusahaan mengkaliam tutupnya restoran tidak ada hubungannya dengan kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Resto Pizza Ini Tutup Gara-gara Video Mantan Managernya Berjoget Tersebar LuasFoto: Facebook (Stevi B's Pizza Buffet (Woodhaven, MI)

Baca juga : Sajikan Pizza Halal dengan Daging Babi, Gerai Pizza Ini Dituntut 1.3 Triliun Rupiah

Stevi B's Pizza Buffet di Woodhaven mengumumkan di halaman facebooknya, bahwa mereka akan menyajikan pizza terakhirnya pada hari kamis (7/13). "Terimakasih atas dukungannya selama lebih 8 tahun ini", tulis pemilik restoran. Dia juga menyertakan alamat email untuk siapa saja yang tertarik membeli franchise restoran tersebut.

Sehari sebelumnya, ada video yang tersebar di Facebook. Video ini menunjukkan seorang wanita yang sedang menari di atas meja prasmanan restoran. Di video lain, wanita itu terlihat melompat-lompat di meja kasir, melepaskan roknya dan menari diiringi musik.

Resto Pizza Ini Tutup Gara-gara Video Mantan Managernya Berjoget Tersebar LuasFoto: Facebook (Stevi B's Pizza Buffet (Woodhaven, MI)

Pemilik restoran pizza menanggapi video tersebut, dengan menulis di halaman facebooknya pada hari minggu (9/7). Dia mengatakan video tersebut diunggah oleh mantan karyawan yang tidak puas dan video dibuat saat restoran sedang tutup.

"Saya mengerti Anda terkejut dan tersinggung dengan video ini, karena saya juga. Kami mengandalkan bisnis dari masyarakat dan kami terkejut kejadian ini terjadi. Saya harap Anda bisa menerima permintaan maaf yang paling dalam dari saya, saya akan memastikan hal ini tidak akan terjadi lagi," tulis pemilik restoran.

Seorang juru bicara restoran franchise ini juga berkomentar pada laman tersebut. Ia megatakan bahwa kedua karyawan yang terlibat dalam video sudah dipecat.
(lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads