Menghirup Bubuk Coklat Ini, Bisa Dapat Pasokan Energi Lebih Cepat

Menghirup Bubuk Coklat Ini, Bisa Dapat Pasokan Energi Lebih Cepat

Sonia Permata - detikFood
Jumat, 07 Jul 2017 14:44 WIB
Foto: Legal Lean
Jakarta - Penggemar cokelat yang butuh sedikit tambahan energi kini punya solusi. Produk cokelat hirup terbaru ini bisa beri pasokan energi segera.

Selama ini cokelat identik dengan cokelat batangan atau cokelat cair. Penggunaaan cokelat sendiri terutama untuk makanan manis khususnya dessert. Namun, baru-baru ini hadir sebuah produk cokelat yang cara mengkonsumsinya bukan dimakan melainkan dihirup melalui hidung.

Diberitakan oleh The Daily Meal (05/07/17), Coco Loko, nama produk ini, merupakan produk bubuk cokelat yang akan memberikan tambahan energi untuk tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menghirup Bubuk Coklat Ini, Bisa Dapat Pasokan Energi Lebih CepatFoto: Produk Coco Loco yang menambah energi tubuh (Legal Lean)


Menurut Legal Lean, perusahaan yang menciptakan Coco Loko, produk ini menggunakan kakao mentah untuk menciptakan 'euforia' yang dapat digunakan untuk meningkatkan energi dan juga membantu mengurangi rasa cemas dan stres. Selain itu, campuran cokelat ini juga memiliki bahan energi tambahan seperti ginkgo biloba, taurine, dan guarana.

Nick Anderson, salah satu pendiri Legal Lean, menuturkan bahwa dia melihat tren menghirup bubuk cokelat ini di Eropa. Ia berpikir bahwa awalnya tren ini merupakan tipuan dan lelucuan semata.

Anderson mengatakan bahwa efek cokelat ini bisa bertahan antara 30 menit hingga satu jam, dengan membuat pengguna merasa lebih berenergi dan menimbulkan rasa semangat atau euforia.

Karena cokelat hirup ini merupakan konsep yang masih relatif baru, banyak dokter yang tidak yakin dengan konsekuensi kesehatannya. Dokter Andrew Lane, selaku direktur Johns Hopkins Sinus Center, mengutarakan kecemasannya ini melalui The Washington Post.

Menghirup Bubuk Coklat Ini, Bisa Dapat Pasokan Energi Lebih CepatFoto: Bubuk coklat dihirup lewat hidung (Legal Lean)


"Sejauh ini tidak ada data yang saya tahu, tidak ada penelitian yang mempelajari apa yang terjadi jika seseorang menghirup bubuk cokelat melalui hidung. Ketika saya berbicara mengenai cokelat hirup ini, tidak ada yang mengetahuinya," jelas Dokter Andrew.

Dokter Andrew juga mengkhawatirkan tentang tidak disebutkannya berapa banyak masing-masing bahan yang diserap ke dalam selaput lendir hidung. Perhatian lain juga menjurus ke adanya potensi pencampuran cokelat dengan lendir yang dapat menimbulkan penyumbatan pada sinus.

Satu kemasan kaleng Coco Loko sendiri dijual seharga $25 atau sekitar Rp. 340,000,- secara online. (msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads