Sedang Dikembangkan Kimchi Tanpa Aroma Tajam untuk Pasar Mancanegara

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 02 Jul 2017 11:26 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Banyak orang tak suka bau kimchi yang khas. Para peneliti di Korea Selatan pun sedang mengembangkan kimchi tanpa aroma.

Dikabarkan The Washington Post (22/6), peneliti World Institute of Kimchi di Gwangju mengatakan sedang mengembangkan kimchi tanpa aroma dan rasa yang tajam. "Kami sedang berusaha membuat kimchi mengglobal," ujar Ha Jae-ho selaku pimpinan institut.

Kimchi sendiri merupakan fermentasi sayuran populer dari Korea Selatan. Bukan hanya sawi, kimchi juga bisa dibuat dari mentimun, bawang bombay dan sayuran hijau.

Baca Juga: Korea Selatan Berhasil Gunakan Kimchi untuk Diplomasi Kuliner

Pembuatan kimchi.Pembuatan kimchi. Foto: iStock
Sayuran digarami lalu dibaluri bubuk cabai, bawang putih, jahe dan daun bawang. Racikan kimchi ini lalu didiamkan untuk proses fermentasi. Semakin lama proses ini maka semakin tajam aroma maupun rasa asam kimchi yang dihasilkan.

Di Barat, kimchi semkain populer meskipun makanan ini disebut-sebut membuat orang menutup hidung saat memakannya. Hal ini dikatakan Johanna Mendelson Froman, profesor gastrodiplomacy dari American University.

Mengenai penjualan, kimchi di Barat tergolong masih sulit dipasarkan karena aroma dan rasanya yang terlalu tajam tadi. Berangkat dari hal ini, peneliti coba meningkatkan penggunakan bakteri baik terutama asam laktat dalam pembuatan kimchi.

Baca Juga: Dakjuk dan Kimchi Jadi Menu Sarapan Sehat Orang Korea (1)

Kimchi Korea.Kimchi Korea. Foto: iStock
Sementara bakteri buruk, penggunaannya dikurangi sehingga aroma kimchi yang tajam bisa dihilangkan. "Kebanyakan orang Barat tidak suka aroma kimchi karena kita menggunakan banyak bawang putih dan jahe. Keduanya menghasilkan banyak senyawa sulfur," jelas Ha.

Salah seorang peneliti, Lee Mi-ae menjelaskan sebenarnya sulit menghilangkan aroma tajam pada kimchi. Ini karena rasanya akan ikut terpengaruh.

Sebagai solusi, Ha pun merekomendasikan pembuatan "starter kimchi." Rsanya lebih lembut, dibuat dari sawi tanpa penggunaan bubuk cabai. (lus/odi)