Mendoan, Getuk Goreng hingga Lanting, Oleh-oleh Wajib dari Purwokerto

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 30 Jun 2017 13:22 WIB
Foto: detikFood Foto: detikFood
Jakarta - Mampir ke Purwokerto tak lengkap tanpa membawa oleh-oleh makanan. Ada tempe mendoan hingga getuk goreng yang bisa dijadikan buah tangan.

Hari ini mampir atau melintas di Purwokerto? Jangan sampai tak bawah oleh-oleh khasnya. Bisa berupa mendoan dan keripik untuk pencinta tempe atau getuk goreng yang manis gurih. Panganan ini umumnya tersedia di pusat oleh-oleh. Berikut oleh-oleh makanan yang khas dari Purwokerto.

1. Mendoan

Mendoan, oleh-oleh khas Purwokerto.Mendoan, oleh-oleh khas Purwokerto. Foto: detikFood

Menyebut Purwokerto tak bisa meninggalkan tempe mendoan. Tempe persegi nan tipis ini dicelupkan dalam tepung berbumbu lalu digoreng. Uniknya, proses menggoreng sengaja tidak terlalu lama sehingga tempe dan tepungnya masih agak basah. Paling enak dinikmati hangat dengan cocolan sambal kecap dan rawit. Meski begitu, tempe mendoan juga cocok dijadikan oleh-oleh. Bisa dibawa dalam keadaan matang atau berupa tempe mentah. Di Purwokerto juga ada yang menjual tepung mendoan khusus sehingga siapapun bisa membuat tempe mendoan di rumah.

2. Nopia

Nopia khas Purwokerto.Nopia khas Purwokerto. Foto: Trend Purwokerto

Kalau mau yang manis ada nopia sebagai pilihan. Sering disebut telur gajah, kue bulat ini dibuat dari tepung terigu, gula merah dan air. Adonan tepung diisi gula merah lalu dipanggang hingga matang menggunakan teknik tradisional. Selain rasa original yaitu gula merah, kini ada juga nopia cokelat, pandan, nanas, durian dan banyak lainnya. Nopia banyak diproduksi di Desa Pekuncen, Kecamatan Banyumas. Tapi kini mudah ditemui di penjuru Purwokerto terutama di pusat oleh-oleh.


3. Getuk Goreng

Getuk Goreng Khas Purwokerto.Getuk Goreng Khas Purwokerto. Foto: Getuk Goreng Banyumas

Jika biasanya getuk direbus, Purwokerto tepatnya Sokaraja punya getuk goreng yang nikmat. Getuk dibuat dari singkong dengan campuran gula merah. Dibentuk bulatan kecil-kecil lalu digoreng. Hasilnya getuk terasa manis gurih. Paling enak melahapnya sambil menyeruput kopi atau teh manis. Untuk oleh-oleh, getuk goreng siap santap umumnya dikemas dalam besek kecil dari bambu. Varian rasanya juga sudah lebih banyak termasuk durian dan keju.

4. Keripik Tempe

Keripik tempeKeripik tempe Foto: My Purwokerto


Kalau mau oleh-oleh tempe yang lebih awet, pilihlah keripik tempe yang juga banyak dijajakan di Purwokerto. Tempe diiris tipis-tipis lalu dicelupkan ke adonan tepung dan digoreng hingga kering. Rasanya yang gurih renyah cocok dijadikan camilan ringan atau lauk pendamping nasi.


5. Lanting

Lanting.Lanting. Foto: Trend Purwokerto

Satu lagi camilan gurih renyah khas Purwokerto, lanting. Bentuknya menyerupai angka 8 dengan bagian tengah bolong. Lanting dibuat dari adonan singkong, bawang putih dan banyak bumbu lainnya. Adonan lalu dijemur hingga kering dan digoreng hingga renyah. Selain rasa original, Anda bisa membeli lanting rasa pedas yang tak kalah nikmat.

6. Serabi

Serabi.Serabi. Foto: Food Experian


Serabi bukan hanya ada di Bandung atau Solo saja. Purwokerto punya serabi yang mirip dengan serabi di kedua kota tersebut. Yang membedakan adalah adanya adonan manis di tengah serabi. Dibuat dari gula merah dan gula pasir yang membuatnya lebih nikmat.


7. Jenang Jaket

Jenang Jaket.Jenang Jaket. Foto: Instagram Jenang Jaket Asli

Jenang atau panganan sejenis dodol bisa ditemui di Purwokerto. Namanya 'Jenang Jaket' karena merupakan singkatan Jenang Asli Ketan. Bahan pembuatnya antara lain beras ketan, gula merah dan santan kelapa. Meski dibuat dari ketan yang identik lengket, Jenang Jaket tidak lengket ataupun menempel di sela-sela gigi. Cocok dijadikan oleh-oleh. (lus/odi)