Coffee Caviar, Bola-bola Kopi Mungil yang Pecah Meletup di Mulut

Coffee Caviar, Bola-bola Kopi Mungil yang Pecah Meletup di Mulut

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Rabu, 07 Jun 2017 08:05 WIB
Foto: Metro/Azure Azure
Jakarta - Sekilas tampilan coffee caviar tak ubahnya caviar. Hanya saja warnanya cokelat dan terbuat dari kopi. Cocok ditambahkan ke sajian dessert.

Menilik Instagram, Anda akan menemui tren baru berupa penambahan coffee caviar ke hidangan gurih maupun manis. Sesuai namanya, coffee caviar berbentuk seperti caviar namun terbuat dari kopi.

Tampilannya mencuri perhatian karena berupa bola-bola mungil warna cokelat. Dikutip dari Metro (5/6), coffee caviar dibuat menggunakan teknik gastronomi molekular.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Coffee Caviar, Bola-bola Kopi Mungil yang Pecah Meletup di MulutFoto: Metro/Azure Azure
Dengan menggunakan jarum suntik, tetesan kecil kopi dan campuran alginate ditambahkan ke kalsium klorida yang diencerkan. Hasilnya, bola-bola mungil rasa kopi yang 'pecah' di mulut saat digigit.

Adalah Chef Ferran Adria yang awalnya berkesempatan kerja sama dengan perusahaan kopi Lavazza untuk membuat coffee caviar.

Coffee Caviar, Bola-bola Kopi Mungil yang Pecah Meletup di MulutFoto: Metro/Azure Azure
Dilaporkan Azure Azure (7/6), Adria mengatakan, "Bersama-sama dari Barcelona dan Turin kami membuat produk revolusioner berbasi kopi, sektor yang selalu waspada akan inovasi."

Pemilik restoran berbintang 3 Michelin, El Bulli ini juga membuat versi baru coffee caviar. Ia memadukan espresso dengan minuman alkohol brandy atau amaretto sebelum dibuat menjadi bola-bola mungil.

Coffee Caviar, Bola-bola Kopi Mungil yang Pecah Meletup di MulutFoto: Metro/Azure Azure
Adapun coffee caviar bisa ditambahkan ke pancake, iced coffee hingga tiramisu. Selain memberi tampilan cantik, penggunaannya juga mampu hadirkan elemen kejutan berupa 'pecahnya' espresso di mulut. (lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads