ADVERTISEMENT

Supaya Kaldu Awet Disimpan dan Tidak Basi, Lakukan Saran Chef Ini

Maya Safira - detikFood
Selasa, 06 Jun 2017 14:56 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Menyimpan kaldu dalam lemari es jadi salah satu trik menghemat waktu masak. Chef Steby berbagi tips menyimpan kaldu supaya awet dan mengetahui kaldu yang sudah basi.

Adanya stok kaldu ayam atau kaldu ikan bisa mempermudah masak di bulan Ramadan. Anda tidak perlu membuat kaldu lagi tiap kali ingin membuat sup atau sajian berkuah lainnya.

Modena Chef, Steby Rafael, sempat berbagi tips cara menyimpan kaldu yang tepat. "Untuk penyimpanan kaldu, penting banget ditaruh dalam wadah tertutup. Supaya tidak terkontaminasi bahan-bahan lain dalam lemari es," ujar chef Steby saat ditemui di Modena Experience Center kawasan Kuningan, Jakarta beberapa waktu lalu.

Supaya Kaldu Awet Disimpan dan Tidak Basi, Lakukan Saran Chef IniFoto: iStock


Mengenai kaldu yang disimpan dalam cetakan es batu, menurut chef Steby kurang higienis. "Saran saya tidak disimpan dalam cetakan es batu. Kecuali kalau kita punya kulkas steril yang tidak dicampur penyimpan daging-daging lain. Takutnya terjadi cross contamination. Karena mudah banget terjadi kalau pake ice cube itu. Kalau misalkan mau dijadiin ice cube, sebaiknya tempat ice cube dibungkus lagi dengan plastic wrapped," jelasnya.

Chef Steby juga menambahkan bahwa penyimpanan kaldu dalam tempat cetak es batu hasilnya akan sedikit. "Lebih baik simpan di pouch zip dibagi yang (ukuran) seperempat saja. Jadi keluarnya dari beku, bisa langsung dimasak (sesuai kebutuhan). Karena pantang banget kaldu itu udah dibekuin, cairin terus bekuin lagi. Itu bakterinya sudah berkembang. Karena bakteri berkembang dari suhu 4-60 derajat (Celcius)," ungkap chef Steby.

Chef muda ini mengatakan kaldu yang disimpan dalam lemari es (freezer) tahan sekitar 3 hari kalau benar-benar kaldu kental. Ia mengingatkan pula akan kaldu yang basi.

Supaya Kaldu Awet Disimpan dan Tidak Basi, Lakukan Saran Chef IniFoto: iStock


"Hati-hati juga memakai stok kaldu. Kadang-kadang kalau kita hangatkan kaldu, kalau udah panas langsung cemplung-cemplung (bahan) terus langsung makan. Sebenarnya harus hati-hati karena kaldu yang basi nggak akan tercium aromanya saat belum mendidih 2 menit. Didihkan dulu 2 menit. Baru ketahuan basi atau nggak," sarannya.

Menurutnya, kaldu yang basi baunya agak asam seperti busuk. "Hati-hati soalnya sebelum 2 menit, kaldu yang didihkan akan netral saja. Apalagi disimpan dalam kulkas kan. Sesuatu yang dingin itu tidak akan mengeluarkan aromanya kemana-mana. Dia akan ikat aromanya di dalam partikel kaldunya. Saat diminum dia baru pecah," pungkas chef Steby. (msa/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT