Bilang Restoran Pesaing Penuh, Pekerja Ini Ditangkap

Bilang Restoran Pesaing Penuh, Pekerja Ini Ditangkap

Maya Safira - detikFood
Sabtu, 20 Mei 2017 12:55 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Bisnis makanan kadang bisa kejam. Seorang pekerja restoran sampai ditangkap karena membohongi konsumen mengenai penuhnya restoran pesaing.

Pada 20 April lalu, polisi di Tokyo menangkap Shoho Kimoto, seorang pekerja restoran. Alasannya karena Kimoto menghambat bisnis orang lain, lapor Rocketnews24 (20/5).

Menurut pemberitaan, pria berusia 25 tahun itu biasa berkeliaran di jalanan Shinjuku. Ketika ia melihat ada orang yang mendekati restoran kompetitor, Kimoto akan berpura-pura jadi sesama konsumen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bilang Restoran Pesaing Penuh, Pekerja Ini Ditangkap Foto: iStock
Ia kemudian berkata pada calon pengunjung restoran misalnya "Mereka mengatakan pada saya restorannya penuh" atau "Saya dengar perlu tunggu 20 menit di sini."

Untuk setiap konsumen yang bisa diarahkan ke restoran tempatnya bekerja, Kimoto akan mendapat komisi. Besarnya tergantung makanan dan minuman yang dipesan konsumen tersebut. Laporan NHK menyebut Kimoto bisa mengumpulkan sekitar 400.000 yen (Rp 48 juta) dalam satu bulan dengan cara ini.

Sebenarnya pekerjaan Kimoto seharusnya berdiri di depan restoran dan mengisyaratkan kepada orang untuk masuk ke restorannya. Tapi ia menyadari konsumen suka berbicara dengan rekannya mengenai penuh. Kimoto pun meniru apa yang mereka lakukan.

Bilang Restoran Pesaing Penuh, Pekerja Ini Ditangkap Foto: iStock
Namun sebelum penangkapan, Kimoto sempat berpura-pura jadi staf sebuah restoran kompetitor. Ia memeriksa daftar tunggu lalu berbohong pada sekelompok pengunjung yang terdiri dari enam orang mengatakan kalau "restorannya" penuh. Tapi restoran "afiliasi" yang terletak di seberang jalan punya meja tersedia.

Kebohongan itu menarik perhatian seseorang yang akhirnya melapor ke polisi. Akhirnya berujung pada penangkapan Kimoto. (lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads