Minta Sajian Bebas Gluten, Penumpang Pesawat Ini Hanya Diberi Pisang

Odilia Winneke Setiawati - detikFood Jumat, 05 Mei 2017 05:57 WIB
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Seorang penumpang pesawat kaget karena hanya diberi pisang untuk sarapan. Ini jadi satu-satunya pilihan bebas gluten pada penerbangan 9 jam itu.

Pada penerbangan All Nippon Airways dari Tokyo ke Sydney, para penumpang diberi full English breakfast. Tapi tidak berlaku bagi Martin Pavelka yang hanya dapat buah. Evening Standard (4/5) melaporkan camilan pisang untuk pria berusia 32 tahun itu memang diberi tempelan stiker "GF" yang berarti gluten free. Bahkan pisang dilengkapi paket berisi garpu, pisau, serbet dan garam.

Pavelka sengaja meminta makanan bebas gluten karena punya kondisi pencernaan coeliac. Sehingga ia perlu menghindari gluten untuk mencegah gejala yang sama seperti keracunan makanan. Ia pun kaget ketika mendapat pisang pada perjalanan ke Australia tanggal 20 April lalu.

Minta Sajian Bebas Gluten, Penumpang Pesawat Ini Hanya Diberi PisangFoto: Getty Images

"Sebagai pengidap coeliac, saya selalu memesan makanan bebas gluten dalam penerbangan. Kadang makanannya hambar, kadang jauh lebih baik daripada makanan biasa. Pada penerbangan ini saya benar-benar kaget. Hanya satu pisang yang datang," ujar Pavelka kepada Evening Standard.

Ia menjelaskan bahwa penumpang lain diberikan sarapan terdiri dari telur, sosis, jamur, roti dan yogurt. "Ini merupakan penerbangan sembilan jam. Meski bebas gluten, tapi pisang tidak membuat saya kenyang lama," tuturnya.

Meski begitu, Pavelka diberi makan lebih banyak di malam sebelumnya ketika pesawat baru berangkat. Namun ia berharap sesuatu yang lebih enak untuk sarapan. Ketika pramugari mendatanginya, pramugari menyebutkan jika mereka punya makanan spesial untuknya. Iapun sempat menanyakan apakah hal tersebut lelucon. 'Saya benar-benar minta maaf, itu makanan bebas gluten', ungkap pramugari seperti dituturkan Pavelka.

Menurut Pavelka, pegawai penerbangan itu tidak mengetahui konsep alergi dan makanan alternatif. "Ini sangat ekstrem. Sebuah pisang hanya bagus selama 15 menit, setelahnya Anda lapar lagi. Penumpang lain agak sedikit menertawakannya. Saya pikir pramugaris menyadari ada yang tidak beres. Kesalahannya pasti ada di manajemen maskapai," tambah Pavelka.

Minta Sajian Bebas Gluten, Penumpang Pesawat Ini Hanya Diberi PisangFoto: Getty Images

Ia telah menyampaikan keluhan kepada maskapai penerbangan tentang pengalaman itu. Tapi pihak maskapai belum memberi tanggapan. "Dengan harga yang saya bayar, saya berharap sesuatu lebih dari itu," sesalnya.

Juru bicara All Nippon Airways mengatakan perusahaan sudah meminta maaf. Tapi mereka menegaskan bahwa tiap penumpang hanya diberi makanan ringan untuk sarapan.

"ANA senang bisa memberi pengalaman baik bagi semua penumpang, dan untuk penumpang yang satu ini, kami tidak memenuhi harapannya. Kami telah meminta maaf secara pribadi kepadanya dan dari pengalaman ini kami meninjau kebijikana pilihan makanan bebas gluten dan bagaimana penyajiannya," jelas pihak ANA. (odi/odi)