Peneliti Buktikan Masak Sendiri di Rumah Selain Hemat Juga Menyehatkan

Maya Safira - detikFood Selasa, 02 Mei 2017 11:51 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Memasak di rumah merupakan cara sederhana yang bisa meningkatkan kesehatan Anda dan keluarga. Prosesnya juga bisa menghemat pengeluaran, sebut penelitian terbaru.

Tim dari Oregon State University dan University of Washington, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap proses masak di rumah. Penelitian ini melibatkan lebih dari 400 partisipan dewasa, lapor AFP (28/4).

Peneliti Buktikan Masak Sendiri di Rumah Selain Hemat Juga MenyehatkanFoto: iStock


Dalam penelitian, tim mensurvei kebiasaan masak dan makan mereka dalam periode satu minggu. Peserta memberikan berbagai jenis informasi sosiodemografi kepada para peneliti. Kemudian asupan makanan mingguannya dinilai dari 0-100 menggunakan Healthy Eating Index (HEI).

Skor yang lebih tinggi pada HEI menunjukkan kualitas diet yang lebih baik. Penjabarannya yaitu lebih dari 81 mengindikasikan diet "baik, 51-80 berarti "butuh peningkatan", sedangkan 50 atau kurang darinya berarti "buruk."

Tim menemukan bahwa mereka yang masak di rumah tiga kali dalam seminggu menunjukkan skor rata-rata sekitar 60 pada HEI. Adanya peningkatan masak di rumah jadi 6 kali seminggu juga menambah skor rata-rata sekitar 74.

Peneliti Buktikan Masak Sendiri di Rumah Selain Hemat Juga MenyehatkanFoto: iStock


Hasil penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine itu juga menyebut partisipan yang rutin makan masakan rumah cenderung pola makannya lebih sehat. Diantaranya lebih rendah kalori, gula dan lemak.

"Secara tradisional, status sosioekonomi yang lebih baik atau lebih banyak uang, berarti orang lebih sehat. Itulah kecenderungannya. Tapi riset ini bertentangan dengan itu. Penelitian menunjukkan sebuah ketahanan terhadap tren tersebut," ungkap Arpita Tiwari yang terlibat dalam penelitian, seperti dikutip dari News18.com (28/4).

Ia mengaitkan hasil penelitian dengan pengeluaran. "Yang penting bukan menghabiskan (uang) lebih banyak tapi bagaimana pengeluarannya. Apa yang Anda konsumsi itu penting. Masak di rumah bisa mengurangi pengeluaran dan riset kami secara empiris mengukur bahwa ketika kita teratur makan malam di rumah, asupan nutrisi akan lebih baik," jelasnya.

Namun Tiwari mengaku bahwa masak di rumah tidak selalu mudah. Ia berkomentar,"Seorang ibu yang punya dua pekerjaan dan empat anak, bahkan jika ia tahu nilai baik dari makan malam dengan masakan rumah, tidak punya waktu untuk masak."

Peneliti Buktikan Masak Sendiri di Rumah Selain Hemat Juga MenyehatkanFoto: thinkstock


Tiwari menyarankan pemerintah Amerika membuat kebijakan yang memperhatikan isu-isu ini. Seharusnya ada program yang membantu orang mendapat asupan gizi sesuai tujuannya.

Studi tersebut menunjukkan pula bahwa di Amerika Serikat sekitar 80% penduduknya gagal memenuhi pedoman pola makan negaranya. Disamping itu, setengah dari uang belanja makanan dipakai untuk beli makanan yang tidak dimasak di rumah. (msa/odi)