Unik! Pasangan Ini Lakukan Pernikahan di Museum Daging Kalengan

Annisa Trimirasti - detikFood Kamis, 27 Apr 2017 10:02 WIB
Foto: Caters News Agency Foto: Caters News Agency
Jakarta - Pernikahan selalu dirayakan istimewa. Sama-sama suka daging kalengan Spam, pasangan ini menikah di museum Spam.

Pasangan Inggris asal Liverpool ini punya kecintaan khusus akan produk daging kalengan paling terkenal di dunia, Spam. Merekapun melakukan perjalanan hampir 6400km ke kota kecil Minnesota untuk menikah.

Dikabarkan oleh ABC News (26/4/17), pada Selasa (25/4), Musem Spam di Austin, Minnesota, Amerika menyelenggarakan pernikahan bertema Spam pertama untuk Anne Mousely dan Mark 'I Love Spam' Benson. Iapun secara resmi mengganti nama tengahnya tahun lalu karena cinta abadinya untuk produk daging legendaris tersebut.

Benson mengatakan kakek dan pamannya bekerja di pabrik Spam di Liverpool. Ia juga menyebut pernikahannya di museum Spam ini sebagai mimpi yang menjadi kenyataan.

Unik! Pasangan Ini Lakukan Pernikahan di Museum Daging KalenganFoto: Caters News Agency

"Menikahi Anne sendiri menakjubkan, dan dapat mengikat janji di tempat yang didedikasikan untuk merek yang saya cintai memiliki begitu banyak kenangan untuk saya," tutur Benson.

Produk berusia 80 tahun tersebut juga menggunakan upacara pernikahan ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan luasnya hal yang mereka tawarkan. Mereka menyebut acara ini sebagai 'pernikahan unik'. Upacara pernikahan juga dilangsungkan bersama dengan pameran budaya Spam di musem tersebut.

Bukan hanya tempat, kue pernikahanpun bertema Spam, dengan hiasan biru dan kuning, warna khas anak perusahaan Hormel Foods itu. Pasangan juga diberikan 'SPAMatizers' yang menurut perusahaan adalah hadiah untuk pasangan baru dengan tiket VIP acara 15 tahun Spam Jam Festival di Hawaii.

Unik! Pasangan Ini Lakukan Pernikahan di Museum Daging KalenganFoto: Caters News Agency

Nicole Behne selaku direktur pemasaran Hormel Foods, mengatakan kesempatan ini adalah sesuatu yang tidak ingin dilewatkan oleh perusahaan.

"Kami tahu betapa beruntungnya kami, merek Spam, memiliki komunitas penggemar antusias seperti itu dan menjadikan produk sebagai sajian dari generasi ke generasi," jelas Behne.

"Kami tidak bisa melewatkan kesempatan untuk mewujudkan mimpi salah satu penggemar kami yang paling berdedikasi menjadi sebuah kenyataan." tutup Behne.

(adr/odi)
Load Komentar ...