Bila lama tinggal di China mungkin orang akan mendengar desas-desus bahwa mie fensi (bihun) dan rumput laut yang terbuat dari rumput laut. Ada pula rumor lain yang menyebut konsumsi kepiting dan buah kesemek sekaligus bisa memicu racun.
Dalam upaya menghalau beberapa mitos tersebut, The Beijing News memaparkan sejumlah mitos palsu paling umum yang tersebar di China selama beberapa tahun terakhir. Mereka juga memberi fakta terkait rumor ini. Berikut daftarnya seperti dikutip dari The Beijinger.
1. Seafood + Vitamin C = Racun
|
Foto: iStock
|
Fakta: Satu-satunya cara orang bisa terkena racun dari konsumsi seafood dan vitamin C apabila makan beberapa kilogram kepiting terkontaminasi arsenik bersama 5 kilogram tomat. Baru mungkin bisa memicu keracunan.
"Vitamin C bisa mengubah arsenik pentavalen jadi arsenik trivalen di bawah kondisi laboratorium, namun ini sulit terjadi dalam kondisi normal," ujar Zhu Yi, deputi profesor di College of Food Science di China Agricultural University.
2. Darah babi dan jamur kuping bisa cegah akibat polusi
|
Foto: iStock
|
Fakta: Secara teori, makanan ini tidak bisa membersihkan paru-paru. Dalam buku pengobatan tradisional China, manfaat darah babi, darah bebek dan mu'er tidak pernah disebutkan. Tapi ada beberapa riset menunjukkan bahwa darah hewan bisa mempengaruhi saluran pencernaan, membantu menyerap lebih sedikit bahan beracun dari makanan dan membantu mengeluarkannya.
Meski begitu, polusi udara PM2.5 masuk ke bronkus paru-paru dan tidak ada bukti kuat bahwa makanan tersebut bisa mencapai area ini atau mempengaruhinya.
3. Konsumsi unggas akan βsβebabkan flu burung
|
Foto: iStock
|
Fakta: National Health and Family Planning Commission mengatakan cara utama orang bisa kena virus H7N9 karena secara langsung atau tidak langsung terekspos pada lingkungan yang terkontaminasi burung terinfeksi. Tidak ada bukti bahwa virus H7N9 bisa berdampak pada manusia melalui daging yang dimasak, tambah pihak tersebut. Flu burung juga disebut tidak bisa ditularkan antar manusia.
4. Konsumsi kaki babi bisa memperbaiki tampilan
|
Foto: iStock
|
Fakta: "Kolagen yang ditemukan dalam kaki babi tidak terdiri dari protein berkualitas. Konsumsi sebutir telur atau minum segelas susu lebih baik bila dilihat dari segi konsumsi protein. Jika tubuh Anda sehat dan tidak punya masalah pencernaan atau tidur, maka kulit secara alami akan berkilau," jelas Zhu Yi, deputi profesor di College of Food Science di China Agricultural University.
5. Konsumsi pakis bracken bisa sebabkan kanker
|
Foto: iStock
|
Fakta: "Kapanpun Anda melihat rumor mengenai sebuah bahan tertentu penyebab kanker, jangan cepat percaya, kecuali merokok yang sudah terbukti meningkatkan kemungkinan terkena kanker paru-paru, tenggorokan dan mulut. Terkena kanker dari makanan Anda harus terus makan bahan yang sama dalam jangka waktu yang sangat lama. Tubuh manusia bisa mengatur sendiri, sehingga tidak akan ada risiko besar," ujar Fan Zhijiang dari China Agricultural University.

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN