ADVERTISEMENT

Tonjinchi, Restoran Ramen Ketiga di Jepang yang Raih Status Bib Gourmand Michelin

Maya Safira - detikFood
Minggu, 16 Apr 2017 13:10 WIB
Foto: Rocketnews
Jakarta - Semakin banyak ramen yang masuk ke Michelin Guide, meski ada di kota kecil Jepang. Seperti restoran yang dapat pengakuan karena citarasanya ini.

Naiknya citra Tokyo sebagai tujuan kuliner dunia tak lepas dari peran ramen yang disukai banyak pencinta makanan. Sampai-sampai dua restoran ramen mendapat bintang di panduan makan Michelin yang bergengsi.

Tsuta jadi restoran ramen pertama yang mendapat satu bintang Michelin dalam Michelin Guide Tokyo 2016. Setahun berselang, Tsuta masih mempertahankan posisi tersebut. Restoran ramen lainnya, Nakiryu, menyusul jejak Tsuta dengan mendapat satu bintang untuk pedoman tahun 2017.

Tonjinchi, Restoran Ramen Ketiga di Jepang yang Raih Status Bib Gourmand MichelinFoto: Rocketnews
Jauh dari gemerlap Tokyo, dimana kedua restoran ramen itu berada, terdapat restoran ramen lain yang mendapat persetujuan dari kritikus makanan Michelin. Adalah restoran ramen bernama Tonjichi yang berlokasi di kota Himi, bagian dari pesisir barat Toyama Bay di Prefektur Toyama.

Himi selama ini dikenal sebagai kota sangat sepi. Klaim terkenalnya bahwa Himi merupakan kampung halaman dari salah satu pembuat komik Doraemon, Fujiko Fujio A.

Meski begitu, Tonjinchi mampu memicu keramaian. Di depan restoran bisa terlihat antrean orang yang menunggu giliran masuk, sebut laporan Rocketnews24.

Tonjinchi, Restoran Ramen Ketiga di Jepang yang Raih Status Bib Gourmand MichelinFoto: Rocketnews
Memang pada buku panduan Michelin 2016 untuk Prefektur Toyama dan Ishikawa, Tonjinchi mendapat status Bib Gourmand. Walau tidak setinggi predikat bintang Michelin, namun Bib Gourmand sudah jadi suatu kebanggaan. Karena berarti restoran menawarkan pengalaman makan luar biasa dengan harga terjangkau.

Apalagi dulunya restoran Tsuta dan Nakiryu sempat jadi pemenang Bib Gourmand. Sehingga bukan tak mungkin Tonjichi bisa naik ke tingkatan tersebut nantinya.

Mengenai menunya, andalan Tonjinchi berupa Himi Niboshi Ramen yang dijual seharga 800 yen (Rp 98.000). Ramen memakai kaldu dari sarden yang berwarna kecokelatan. Citarasanya disebut-sebut sangat ringan dan segar, tanpa terdeteksi bau ikan tajam.

Tonjinchi, Restoran Ramen Ketiga di Jepang yang Raih Status Bib Gourmand MichelinFoto: Rocketnews
Agar konsumen bisa menikmati kaldu dengan rasa aslinya dan menyesuaikan dengan selera, Tonjinchi menyajikan topping ramen pada piring terpisah. Piring itu berisi chashu daging babi, telur rebus, rebung, rumput laut dan irisan bawang bombay.

Penambahan topping sedikit demi sedikit pada ramen, menghasilkan sajian yang nikmat. Tak salah jika Tonjinchi bisa menarik selera warga lokal maupun internasional. (ani/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT