Selain Ekspedisi Surat dan Barang, Kantor Pos Ini Terima Layanan Pesan Antar KFC!

Selain Ekspedisi Surat dan Barang, Kantor Pos Ini Terima Layanan Pesan Antar KFC!

Maya Safira - detikFood
Rabu, 12 Apr 2017 08:21 WIB
Foto: Getty Images
Selandia Baru - Selama ini kantor pos identik dengan pengiriman surat atau barang. Tapi di Selandia Baru ada kantor pos yang mulai lakukan layanan pesan antar makanan KFC.

New Zealand Post mengumumkan akan mengirim makanan dari jaringan cepat saji KFC ke rumah-rumah konsumen melalui kurirnya. Uji coba ini dilakukan karena makin berkurangnya jumlah pengiriman surat, sebut laporan AFP (4/4).

Percobaan sudah dimulai minggu lalu di kota Tauranga. Konsumen KFC bisa memesan secara online dan nantinya makanan dikirim oleh orang dari NZ Post.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Ekspedisi Surat dan Barang, Kantor Pos Ini Terima Layanan Pesan Antar KFC!Foto: Stuuf.co.nz

Pihak KFC Selandia Baru mengatakan meski mereka tahu bagaimana memproduksi makanan, tapi restoran tidak punya pengalaman di bidang logistik. Hal tersebut menjadikan layanan pos jadi tepat bagi KFC.

"NZ Post punya jaringan distribusi pengiriman yang luas di sekitar Selandia Baru, dan KFC tersedia hampir di semua kota. Dengan dukungan NZ Post, kami berharap bisa melayani kebutuhan layanan pesan antar banyak konsumen KFC di Selandia Baru," ujar Ian Latele selaku Chief Executive, seperti dikutip dari Channel News Asia (5/4).

Kepala inovasi dari NZ Post, Mike Stewart, mengaku pihaknya sangat gembira bisa bekerja sama dengan merek terkenal seperti KFC.

"Pengalaman kami bertahun-tahun, dan pertumbuhan kekuatan dalam pengiriman sesuai kemauan konsumen (on-demand) membuat kami jadi penyedia ideal," ungkap Mike.

Selain Ekspedisi Surat dan Barang, Kantor Pos Ini Terima Layanan Pesan Antar KFC!Foto: Getty Images

Adapun NZ Post mengalami kemerosotan di era digital. Sebab email dan pesan di ponsel sudah menggantikan surat tradisional.

Layanan milik negara tersebut memangkas 2.000 pekerja atau 20 persen tenaga kerjanya di tahun 2013. Dua tahun kemudian, mereka mengubah pengiriman 6 hari seminggu jadi tiga kali per minggu.

Meski begitu, volume pengiriman paket mengalami peningkatan karena naiknya pemesanan online. NZ Post pun berkonsentrasi dalam menarik lebih banyak bisnis e-commerce. (msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads