Antonio Facchinetti datang ke Indonesia untuk menyuguhkan hidangan autentik Italia di Sapori Deli, Fairmont Jakarta. Chef kelahiran Italia ini meracik pasta segar, Carpaccio di Wagyu, hingga lamb chops sedap.
Ia juga bercerita soal pasta di negara asalnya. "Ada begitu banyak jenis pasta di Italia. Jenis yang terdaftar saja mencapai 150. Tiap orang dan wilayah di Italia membuat jenis pasta sendiri-sendiri," ungkapnya dalam temu media (15/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Fairmont Hotel Jakarta |
Ia juga sempat mengajarkan cara membuat pasta segar yang umum dilakukan di Italia. Bahannya hanya berupa tepung terigu dan telur. Kedua bahan dicampurkan lalu diadoni dengan tangan. Sesudah kalis, barulah pasta bisa dibentuk.
Menurutnya pasta yang diadoni dan digiling langsung dengan tangan kualitasnya lebih baik dibanding produk pasta masal. Pasta ini sebaiknya segera diolah dan disajikan.
"Pasta segar direbus 2-3 menit saja. Berbeda dengan pasta instan, pasta segar tidak bisa crunchy atau al dente karena tidak melalui proses pengeringan. Tetapi pasta ini punya kelebihan karena menyerap saus lebih baik," jelas Chef Antonio.
Foto: iStock |
Chef ramah ini menuturkan, "Beda sama jenis saus lain yang pakai banyak bumbu, saus ini cuma pakai sedikit bahan. Butuh teknik untuk membuat rasanya seimbang. Kalo mau tahu restoran Italia itu enak apa ngga, pas mampir coba spaghetti paling simple ini. Kalau enak, kemungkinan besar pasta yang lain juga enak."
Foto: iStock |
Ia menjelaskan, "China sebenarnya tidak mengenal gandum, mereka makan nasi. Dalam perjalanan Marco Polo ke China, ia singgah di banyak negara. Jadi mungkin ditemukannya bukan di Chinanya. Masyarakat Italia mengenal pasta dari Arab," pungkasnya. (lus/odi)

Foto: Fairmont Hotel Jakarta
Foto: iStock
Foto: iStock
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN