Ini Kritik Konyol Gordon Ramsay untuk Foto Masakan Follower Twitternya

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Selasa, 21 Feb 2017 09:40 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Kritik dari Gordon Ramsay tak hanya muncul di TV. Lewat Twitter, ia mengkritik foto makanan unggahan pengguna Twitter dengan nada lucu dan konyol.

Dalam serial Ramsay's Kitchen Nightmares dan Hell's Kitchen, Gordon Ramsay dikenal ceplas-ceplos saat menyampaikan kritik. Tak jarang, kritik yang dilontarkan bernada pedas dengan iringan cacian.

Aksi tersebut rupanya juga muncul di Twitter. Bedanya, kritik lebih terdengar unik dan konyol dari chef berusia 50 tahun ini. Masakan milik akun @cheesemeupdaddy, misalnya, berupa parma ham berbalut ayam dan keju mozzarella. Lengkap dengan pendamping mashed potato.

Foto: Twitter Gordon Ramsay

Menu ini tersebut rupanya tidak mengingatkan Ramsay akan makanan. Ia justru berkomentar, "Fifty Shades of POTATOE." Mirip judul film "Fifty Shades Darker" yang terkenal dengan kisah romantis erotiknya.

Ada pula akun @Cameronnicole07 yang menunggu komentar dari Ramsay. "Bagaimana empanada buatanku?," tanyanya. Ramsay hanya membalas "Sad" atau menyedihkan. Akun @womanwonderr_ tak mau ketinggalan. Ia berkicau "Homemade Cauliflower Pizza with Tandoori Chicken ... THOUGHTS?" sambil menyertakan foro pizza berbentuk hati.

Foto: Twitter Gordon Ramsay

Bukannya memuji, Ramsay justru berkomentar "Heart breaking" atau berarti menyedihkan. Kreasi mie buatan akun @chrisEbon tak luput dari komentar. Ia membuat sup mie dengan poached eggs yang menurutnya sempurna.

Tetapi Ramsay justru membalas "Looks like toxic scum on a stagnant pool" atau berarti "Mirip seperti sampah beracun di kolam stagnan." Sementara itu, unggahan foto steak buatan akun @johngeorges22 dengan tingkat kematangan well-done justru dikomentari mirip sandal jepit oleh ayah 4 anak ini.

Dikutip dari kitchen.nine.com.au (20/2), beberapa pengguna Twitter tak percaya Ramsay benar-benar mengomentari banyak masakan via Twitter. Tetapi ia justru menulis kicauan yang berbunyi "Percayalah ini aku" untuk meluruskan hal ini. (adr/odi)