Aksi vandalisme terjadi di Islamic Center of Davis, California bagian utara pada 22 Januari. Tujuh jendela dipecah, ban sepeda disayat dan bacon (daging olahan babi) digantungkan di gagang pintu masjid. CCTV menunjukkan peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00 pagi. Total kerusakan lebih dari $7.000 (Rp 93,4 juta).
Foto: Davis PD |
Minggu ini tersangka pelaku aksi tersebut berhasil ditangkap. Wanita bernama Lauren Kirk-Coehlo ditangkap pada Selasa,14 Februari. Ia menghadapi tuduhan kejahatan vandalisme dengan kejahatan berlatar kebencian (hate crime) dan vandalisme terhadap tempat ibadah, lapor Fox 40 (15/02).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Indybay |
Lulusan UC Berkeley itu bahkan sempat mencari tahu cara membuat rompi bom (bomb-vest) dan informasi mengenai pelaku serangan di masjid Quebec, Kanada belum lama ini. Jika terbukti bersalah, Lauren bisa dipenjara sampai 6 tahun.
Sementara itu, masyarakat Davis dan pelajar dari University of California Davis ikut menyumbang dan mengumpulkan dana secara online untuk membantu biaya perbaikan masjid. Dana terkumpul lebih dari $20.000 (Rp 267 juta) untuk memperbaiki kerusakan, meningkatkan keamanan dan sistem pengawasan masjid.
Foto: CAIR |
"Kami terus berupaya membuat masjid seaman mungkin, dan kami ingin mendorong masyarakat agar tetap positif terkait peristiwa baru-baru ini. Kami memiliki banyak dukungan di sini di dalam masyarakat ini. Pada saat yang sama, kami berharap semua orang menjaga keamanannya," ujar pihak Islamic Center of Davis dalam situs resminya, seperti dilansir dari The Daily Meal (17/02).
(adr/odi)

Foto: Davis PD
Foto: Indybay
Foto: CAIR
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN