Telah banyak bisnis waralaba di Amerika berhenti menjual produk milik keluarga Trump. Misalnya salah satu departement store berhenti menjual seri pakaian milik Ivanka Trump. Toko-toko lainnya juga ditekan melakukan hal sama pada produk Trump.
Salah satu jaringan supermarket di wilayah Timur Laut serta mid-Atlantic Amerika, Wegman Market, dikritik keras karena terus menjual wine 'Trump' di salah satu toko cabangnya di Virginia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Uproxx |
"Mari tunjukkan lewat aksi ekonomi bahwa warga dan pemilik bisnis di Charlottesville, Virginia tidak akan mendukung kebencian yang dianut oleh Eric Trump (anak Donald Trump dan pemilik Trump Winery) dan orang-orang seperti dia," tulis webstite grup pemboikot.
"Kami tidak akan berhenti memboikot sampai Donald dan Eric Trump berhenti mendukung dan menjalankan kebijakan penuh kebencian, dan secara terbuka berjanji untuk menjaga dan melindungi hak dari seluruh orang Amerika, terutama orang kulit berwarna, LGBTQ, Muslim, imigran, dan wanita," penyataan yang tertulis pada website tersebut.
Meskipun diprotes keras, Wegman menolak untuk mundur. Juru bicara Wegman, Jo Natale mengatakan bahwa bagaimana kinerja produknya adalah satu-satunya pengukuran mereka untuk tetap membiarkannya ada di rak supermarket atau ditarik.
Foto: Twitter |
Trump Winery telah diberitakan pada Desember setelah mengajukan 6 aplikasi visa untuk pekerja imigran. Aksi tersebut tampak bertentangan dengan kebijakan ketenagakerjaan dan imigrasi Trump sebelumnya.
Sebelumnya, juga telah banyak aksi penolakan Trump yang dilakukan para pelaku kuliner seperti chef Anthony Bourdain yang tidak ingin makan di restoran Trump. Juga ada restoran yang mengenakan biaya lebih mahal bagi pendukung Trump. (ani/odi)

Foto: Uproxx
Foto: Twitter
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN