Mau Bikin Cokelat Truffle yang Enak? Perhatikan Dulu 7 Tips Ini

Istimewa untuk Valentine

Mau Bikin Cokelat Truffle yang Enak? Perhatikan Dulu 7 Tips Ini

Maya Safira - detikFood
Selasa, 07 Feb 2017 15:15 WIB
Mau Bikin Cokelat Truffle yang Enak? Perhatikan Dulu 7 Tips Ini
Foto: iStock
Jakarta - Truffle cocok dibuat untuk Valentine. Meski tergolong mudah, sebaiknya hindari beberapa kesalahan ini dalam pembuatannya.

Untuk hadiah Valentine, truffle bisa jadi pilihan. Selain enak dan praktis, olahan cokelat ini juga dapat diberi aneka rasa. Supaya sukses membuat truffle, sebaiknya perhatikan hal-hal yang dirangkum oleh Bon Appetit ini.

1. Jenis cokelat

Foto: iStock
Meski terdengar mewah, sebenarnya truffle merupakan camilan sederhana. Terbuat dari cokelat dan krim. Karena itu sebaiknya pilih bahan yang baik termasuk untuk cokelat, krim, vanilla dan lainnya.

Bon Appetit menyarankan sebaiknya tidak memakai chocolate chip untuk truffle. Bahan ini mengandung stabilisator yang membantu mempertahankan bentuknya ketika dipanaskan. Ini membuat tekstur ganache jadi seperti berpasir.

2. Krim terlalu panas

Foto: iStock
Cokelat dilelehkan bersama dengan krim panas. Bon Appetit menyarankan jangan buat krim terlalu panas. Krim yang mendidih membuat cocoa butter bisa terpisah dari cokelat. Menjadikan tampilannya seperti berminyak dan kental, bukannya halus dan mengkilap.

Sebaiknya panaskan krim mencapai panas dibawah titik didih, saat sudah muncul gelembung-gelembung kecil di permukaannya. Diamkan beberapa menit baru kemudian tuangkan perlahan-lahan ke potongan cokelat dalam mangkuk. Gunakan spatula tahan panas untuk mengaduk cokelat, dari bagian tengah ke arah luar.

3. Menambah terlalu banyak rasa

Foto: iStock
Biji vanilla, ekstrak almond hingga bubuk cabai termasuk tambahan enak pada campuran truffle. Tapi menaruhnya terlalu banyak atau memakai banyak rasa berbeda justru mengurangi esensi truffle. Seharusnya rasa cokelat tetap menonjol.

Bon Appetit juga menyebut penambahan terlalu banyak cairan perasa membuat truffle sulit dibulatkan. Bentuknya tidak bertahan lama karena terlalu berair.

4. Tidak menambahkan garam

Foto: iStock
Sedikit garam juga penting dalam pembuatan truffle. Ini bisa membantu mengeluarkan rasa manis pada truffle. Pilihlah jenis garam yang Anda sukai saat membuatnya. Garam juga bisa ditaburkan sedikit di atas permukaan tiap truffle.

5. Berantakan dalam pendinginan dan pembentukan

Foto: iStock
Sebaiknya buat proses pendinginan dan pembentukan truffle serapi mungkin. Pertama, gunakan piring yang tidak terlalu dalam untuk mendinginkan ganache di lemari es. Misalnya seperti wadah casserole berbahan kaca. Tidak hanya membuat cokelat lebih cepat padat, tapi juga bisa mudah mengambilnya tanpa perlu mengeruk dalam-dalam dari mangkuk.

Anda bisa menggunakan melon baller atau cetakan buah untuk mengambil adonan dan membentuknya dengan tangan. Sehingga bentuknya pas, tidak terlalu besar maupun kecil. Bila sudah dihias, dinginkan kembali supaya padat. Tempatkan kertas roti diatas nampan untuk menaruh truffle yang sudah dibentuk. Pastikan cokelat ditutup di dalam lemari es agar tidak menyerap rasa makanan lainnya di kulkas.

6. Berusaha tempering cokelat

Foto: iStock
Cokelat truffle yang dibeli di toko biasanya tampak mengkilap dan bagian luarnya padat. Ini merupakan hasil dari tempering, proses rumit yang melibatkan pemanasan yang tepat dan pendinginan. Lewati saja proses ini karena rumit. Sebaliknya, baluri saja bola truffle dalam remahan biskuit, gula, sprinkle, kelapa kering atau bahan lain yang disukai.

7. Tersaji dingin

Foto: iStock
Ciri truffle yang baik adalah meleleh di mulut. Bila Anda menyajikannya benar-benar dingin dan baru keluar dari kulkas, maka tentu cokelat masih keras dan tidak terasa meleleh. Lebih baik diamkan truffle pada suhu kamar selama beberapa jam agar lembut saat dimakan.
Halaman 2 dari 8
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads