Jam Tangan Keju Ini Dibuat untuk Protes Aturan Label 'Swiss-Made'

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Rabu, 01 Feb 2017 05:59 WIB
Foto: H. Moser & Cie
Jakarta - Jam tangan keju ini diciptakan dengan tujuan khusus. Sebagai bentuk protes perusahaan jam tangan Swiss terhadap kebijakan pemerintah setempat.

Tampilan jam tangan keju buatan perusahaan H. Moser & Cie. begitu unik. Namun tujuan penciptaannya bukanlah untuk kepentingan komersil melainkan bentuk protes perusahaan terhadap kebijakan baru 'Swiss-Made' yang mereka anggap terlalu lunak.

Menurut kebijakan terbaru pemerintah Swiss, sebuah produk bisa dilabeli 'Swiss-Made' meskipun 90% pengerjaannya di luar Swiss. Tak terima dengan hal ini, H. Moser & Cie. membuat produk yang benar-benar mewakili label 'Swiss-Made.'
Foto: iStock

Material jam tangan dikabarkan 100% asli Swiss. Tali pengikatnya dibuat dari kulit sapi Swiss, sementara bingkainya dibuat dari resin yang dicampur keju Vacherin Mont d'Or pasteurisasi sehingga tidak berbau. Dekorasinya juga berupa krim Swiss yang jadi tepian jam tangan.

H. Moser & Cie. menjual jam tangan keju dalam jumlah terbatas yaitu 50 buah saja. Sayangnya jam tersebut tidak dibuat dari keju sungguhan seperti yang dibuat untuk tujuan protes, tetapi dari emas putih dengan tampilan mirip. Harganya 19.300 USD atau sekitar Rp 257 juta per buah.
Jam Tangan Keju Ini Dibuat untuk Protes Aturan Label 'Swiss-Made'Foto: H. Moser & Cie

"Industri jam tangan Swiss tidak ingin orang-orang tahu tentang (kebijakan baru) itu. Kami tidak ingin dibandingkan dengan label yang tidak cukup kuat dan bahwa banyak merk yang menyalahgunakan," ujar Chief Executive Officer Edouard Meylan seperti dikutip dalam Bloomberg (16/1).

Seperti dikabarkan Metro (17/1) perusahaan berharap langkah ini bisa menyuarakan pendapat mereka tentang kebijakan 'Swiss-Made.' Pihaknya berharap paling tidak sebuah produk 'Swiss-Made' harus memakai 80% bahan dari Swiss. (adr/odi)