Nikmati Cokelat Tanpa Kalori dengan Menghirup Dupa Cokelat

Nikmati Cokelat Tanpa Kalori dengan Menghirup Dupa Cokelat

Annisa Trimirasti - detikFood
Senin, 23 Jan 2017 11:13 WIB
Foto: Rocketnews
Jakarta - Pengharum ruangan bisa berupa dupa dengan aroma bunga hingga rempah. Kali ini ada dupa dengan aroma harum cokelat. Hmm..!

Hio atau dupa umumnya dibuat dari serbuk rempah atau bunga dan dibakar sebagai pengharum ruangan. Untuk orang Hindu biasanya berupa wewangian sebagai tanda penghormatan untuk para leluhur.

Dupa dengan aroma cokelat yang enak akan meuaskan pencinta cokelat tanpa perlu mencicipinya. Bisa membuat ruangan beraroma cokelat yang sangat menyenangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nikmati Cokelat Tanpa Kalori dengan Menghirup Dupa CokelatFoto: Rocketnews
Menurut rocketnews24 (21/1/17) , sebuah produsen dupa yang sudah beroperasi sejak 130 tahun di Jepang, Koukando merilis produk baru uniknya, dupa cokelat.

Perusahaan yang berbasis di Osaka ini menawarkan seri terbaru bernama The Memories of Scent: Chocolate. Produk akan mulai dijual di seluruh Jepang pada 1 Februari. Bertepatan dengan perayaan Valentine , umumnya segalanya akan menjadi cokelat di Jepang.

Produk baru ini termasuk dalam seri 'ungkapan pikiran Anda dengan aroma memori yang berharga'. Sebelumnya seri ini juga sudah menawarkan dupa beraroma unik termasuk kopi dan mikan (jeruk mandarin).

Menurut Koukando, konsep produk baru ini adalah berbagi akan memori keseharian yang indah. Karena dupa ini didesain sebagai persembahan untuk leluhur.

Sebelum memilih aroma cokelat sebagai produk baru, Koukando mengadakan survei dengan lebih dari 50 aroma pada pelanggannya. Hasilnya, harum cokelatlah yang dipilih untuk menggambarkan memori dengan orang tercinta.

Nikmati Cokelat Tanpa Kalori dengan Menghirup Dupa CokelatFoto: iStock
Lebih spesifik, produk ini memiliki aroma susu cokelat manis. Dupa cokelat akan dijual seharga 850 yen atau sekitar 100 ribu rupiah.

Rocketnews juga menyebutkan bahwa mereka mengakui aroma cokelat tampaknya memang menenangkan dan menyenangkan untuk tenggelam dalam nuansa manisnya.

Cara ini juga mungkin bisa jadi cara terbaik mengurangi kecanduan cokelat. Karena orang tidak akan menambah asupan kalori dengan menghirup bau cokelat. (ani/odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads