Zat Kimia Beracun Terdeteksi di Pasar Ikan Baru Tokyo

Maya Safira - detikFood Minggu, 22 Jan 2017 17:28 WIB
Foto: AFP/iStock Foto: AFP/iStock
Jakarta - Zat beracun dengan tingkatan cukup tinggi ditemukan pada air tanah di lokasi baru untuk pengganti pasar ikan Tsukiji di Tokyo. Hal itu jadi membayangi rencana relokasi pasar ikan terbesar di dunia tersebut.

AFP (19/01) melaporkan proyek telah diundur karena kekhawatiran terhadap kontaminasi racun. Ini juga berdampak pada Olimpiade 2020 yang akan diselenggarakan di Tokyo.

Yuriko Koike, gubernur Tokyo, sempat mengatakan ia akan menunda pemindahan yang awalnya direncanakan November tahun lalu. Sebab ia menunggu hasil final tes air tanah di tempat baru yang merupakan bekas pabrik gas.

Zat Kimia Beracun Terdeteksi di Pasar Ikan Baru TokyoFoto: AFP/iStock
Rencana relokasi memang telah diliputi banyak masalah. Termasuk temuan bahwa kontraktor gagal mengisi dasar tempat baru dengan tanah bersih sebagai penyaring polusi bawah tanah.

Hasil akhir tes final menunjukkan material beracun, termasuk benzene, terdeteksi dalam air bawah tanah di tempat baru. Tingkatannya di atas batas yang diperbolehkan di Jepang, sebut Yomiuri Shimbun dan Jiji Press.

Zat Kimia Beracun Terdeteksi di Pasar Ikan Baru TokyoFoto: iStock
Hasil muncul setelah tes sebelumnya juga menunjukkan tingkatan tinggi merkuri yang ditemukan pada lantai dasar fasilitas.

Rencana pemindahan pasar populer itu sudah dijalankan selama bertahun-tahun. Termasuk penggunaan teknologi terkini yang memakan biaya besar. Tapi gubernur Tokyo meminta perencanaan ulang sebab khawatir akan keamanan di tempat baru. (lus/odi)
Load Komentar ...