Buah berdaging kuning lembut ini dianggap lezat bahkan disebut 'raja buah' di Asia Tenggara. Selain lezat, buah ini pun disebut tinggi vitamin C dan B, thiamin, cipper, zat besi, serta serat. Durian pun mengandung lemak sehat sebanyak 13 gram per sajiannya.
Namun ada satu hal paling menonjol dari durian, baunya yang menyengat. Rasa lezatnya pun disebut berasal dari bau khas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: iStock |
Dilaporkan oleh dailymail.co.uk (18/1/17), baru-baru ini, peneliti menemukan bahan kimia penyebab bau tak biasa ini. Mereka pun menciptakan kembali dengan 2 senyawa kimia lain.
Foto: iStock |
Dari 19 senyawa tersebut, ada 3 bau terkuat, yaitu bau yang sama yang ditemukan di dalam buah, bawang busuk, dan bawang yang dipanggang. Bahan kimia seperti dalam kol dan sulfur juga memperngaruhi.
Setelah menemukan asal bau tersebut, peneliti pun menciptakan kembali bau khas ini dari senyawa kimia. Hasilnya, senyawa fruity ethyl (2S)-2-methylbutanoate bersama dengan oniony 1-(ethylsulfanyl)ethanethiol berhasil menguarkan keharuman durian.
Foto: iStock |
Penelitian dilakukan oleh Li Jia-Xiao, Peter Schieberle, dan Martin Steinhaus dengan judul 'Insights into the Key Compounds of Durian (Durio zibethinus L. 'Monthong') Pulp Odor by Odorant Quantitation and Aroma Simulation Experiments'. (lus/odi)

Foto: iStock
Foto: iStock
Foto: iStock
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN