Live on Air, Restoran Pertama di Dunia Berkonsep Live Streaming

Live on Air, Restoran Pertama di Dunia Berkonsep Live Streaming

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Kamis, 19 Jan 2017 14:04 WIB
Foto: Live on Air
Jakarta - Teknologi live streaming kini sedang digandrungi. Sebuah restoran di New York pun menghadirkan konsep siaran langsung yang unik.

Kemajuan teknologi memungkinkan seseorang menayangkan sesuatu secara langsung lewat media sosial. Seperti Facebook maupun Periscope yang kini tengah populer.

Melihat tren unik ini, Joe Barbour menghadirkan konsep live streaming di restoran miliknya, Live on Air. Lokasi restoran ada di Brooklyn, New York.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Live on Air, Restoran Pertama di Dunia Berkonsep Live StreamingFoto: Live on Air


Bukan hanya menyiarkan suasana restoran, Barbour dan timnya juga menayangkan bincang-bincang serta situasi dapur saat menyiapkan makanan secara langsung atau real time.

Topik bincang-bincangnya menarik karena Barbour menghadirkan tamu seperti seniman lokal dan pengunjung restoran. Mereka diajak berbincang soal masalah politik hingga menu restoran.

Mengenai kemunculan wajah pelanggan dalam tayangan live streaming Live on Air, restoran telah menentukan kebijakan. Pihaknya memiliki hak atas merekam kegiatan pengunjung tanpa perlu menyertakan kompensasi atau kredit. Meski begitu, Live on Air memberi diskon 10% jika pengunjung mau diwawancara depan kamera.

Live on Air, Restoran Pertama di Dunia Berkonsep Live StreamingFoto: Live on Air


Dua minggu usai restoran berjalan, tim Live on Air telah menayangkan lebih dari 50 siaran langsung di Periscope dan Facebook.

Dikutip dari Eater (13/1), Barbour mengatakan ide restoran live streaming ini muncul usai dirinya menonton film The Truman Show tahun 1998.

Meski begitu perjalanan restoran Live on Air tidak serta merta mulus. Barbour mengaku bisnis restorannya berjalan lambat di awal.

Inilah kenapa kebanyakan live streaming mereka memperlihatkan kegiatan staff, bukan pengunjung. "Sulit mengajak pelanggan 'masuk' ke dalam live streaming saat tidak ada pelanggan yang datang," ujar Barbour.

Menurutnya mengajak pelanggan dan membuat mereka nyaman saat sedang direkam adalah proses pembelajaran, baik untuk pengunjung dan restoran ke depannya. (msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads