Ragam Jajanan Gerobak

Tahu Bulat, Garing Renyah Enak Dimakan Kapan Saja

Annisa Trimirasti - detikFood Minggu, 15 Jan 2017 16:02 WIB
Foto: Detikfood Foto: Detikfood
Jakarta - Siapa yang tidak kenal tahu bulat? Jajanan kaki lima nikmat renyah ini ada dimana-mana. Lagu pengiringnya pun unik.

Tahu bulat berupa olahan tahu yang dibuat menjadi bentuk bulat tanpa isi atau kopong. Camilan asal Tasikmalaya ini sudah ada sejak dahulu dan masuk ke Bandung pada tahun 2009.

Awalnya jajanan ini dijual dengan gerobak, namun sekitar tahun 2013, tahu bulat banyak dijual dengan mobil bak terbuka. Mulai populer di berbagai kota termasuk Bogor, Jakarta, Semarang, hingga Yogyakarta.

Tahu Bulat, Garing Renyah Enak Dimakan Kapan SajaFoto: Detikfood


Tahu ini semakin terkenal dengan lagu pengiringnya yang berbunyi 'tahu bulat digoreng dadakan, lima ratusan, hangat, gurih'. Lirik ini pun semakin menarik perhatian pembeli. Bahkan, disebutkan, pada tahun 2016, ada permainan video Tahu Bulat.

Walau sudah banyak yang berjualan dengan mobil bak, ternyata masih banyak juga penjual dengan gerobak. Coba saja, pergi ke Car Free Day sepanjang Monas hingga Senayan, di kanan-kiri, banyak sekali abang penjual tahu bulat.

Tertarik, detikfood mencoba salah satunya di depan menara UOB pagi tadi (15/1/7). Penjaja bernama Bang Epul ini sudah mulai buka bahkan sebelum CFD mulai, 'sekitar jam 6 kurang sudah datang' tuturnya.

Tahu Bulat, Garing Renyah Enak Dimakan Kapan SajaFoto: Detikfood


Sehari-hari, Bang Epul biasa berjualan dari pagi hingga sore di depan stasiun Sudirman kemudian sore pukul 4 hingga pukul 8 atau 9 di depan menara UOB. Untuk berjualan di depan menara UOB Bang Epul tidak perlu membayar sedikit pun, namun jika didepan stasiun Sudirman ia perlu membayar Rp.5000 untuk biaya sampah dan keamanan.

Beberapa pengunjung berdatangan membeli tahu bulat walau itu belum jam 7 pagi. Bang Epul pun mulai membuka plastik-plastik tahu bulat mentah dan menggorengnya di minyak panas. Setelah dimasukkan, sambil di goreng, tahu perlu diaduk-aduk agar mengembang bagus dan tidak pecah. Terbukti, beberapa menit kemudian, tahu Bang Epul ini memang hasilnya memang bulat bagus dan berwarna kuning keemasan.

Setelah ditiriskan sebentar, tahu bulat dimasukkan dalam plastik bening lengkap dengan tusukan kayunya kemudian pembeli dapat membumbuinya sendiri. Deretan bumbu mulai dari saus sambal hingga bubuk cabai pedas, bbq, dan keju berjejer ditepi gerobak.

Tahu Bulat, Garing Renyah Enak Dimakan Kapan SajaFoto: Detikfood


Bang Epul biasa menyediakan 2000 tahu bulat dalam sehari. Tahu langsung dikirim dari Ciamis setiap hari ke rumahnya. Menurutnya tahunya tidak memakai bahan pengawet sehingga harus habis dalam sehari, jika tidak, harus dibuang.

Tahu Bang Epul yang tipis renyah ini cukup enak. Mungkin itu sebabnya Bang Epul tidak menjualnya Rp 500 per buah namun Rp.5000 untuk 7 tahu bulat. (msa/odi)