Restoran Prancis Ini Hanya Pekerjakan Mantan Narapidana Saja

Sonia Permata - detikFood Kamis, 12 Jan 2017 13:29 WIB
Foto: edwinsrestaurant.org
Jakarta - Mantan narapidana identik dengan tindak kejahatan dan kriminal. Namun restoran ini justru hanya memperkerjakan mantan narapidana.

Di Inggris lebih dari 46% mantan narapidana kembali terlibat dalam kasus kriminal pada waktu satu tahun setelah mereka keluar dari penjara.

Sementara di Amerika, 76% tahanan yang dibebaskan kembali masuk ke dalam penjara dalam kurun waktu lima tahun. Setengah diantara mereka kembali melakukan aksi kejahatan dalam tahun pertama mereka dibebaskan dari penjara.

Fakta ini membawa pada kesimpulan bahwa narapidana yang dibebaskan tanpa pekerjaan, tempat tinggal, dan dukungan lainnya tidak akan membuat mereka keluar dari dunia kriminal.

Restoran Prancis Ini Hanya Pekerjakan Mantan Narapidana SajaFoto: edwinsrestaurant.org

Itulah sebabnya salah satu restoran yang menyajikan hidangan khas Prancis di Ohio memberikan mantan narapidana sebuah kesempatan untuk mengubah kehidupan mereka untuk selamanya.

Dikabarkan oleh metro.co.uk (11/01/17), restoran Prancis ini bernama Edwins Leadership & Restaurant Institue. Restoran memperkerjakan mantan narapidana selama periode enam bulan. Mengajari mereka pekerjaan, keterampilan, dan kepribadian, mirip dengan sistem Kafe Krisis di Spitalfields.

Lebih dari 200 mantan narapidana telah diperkerjakan untuk restoran bergaya fine-dining ini.

Setelah bertugas selama enam bulan di dapur, mantan narapidana ini semuanya keluar dengan keterampilan dalam mempersiapkan makanan, wine, dan layanan makan malam.

Tidak hanya itu, setelah mereka keluar dari restoran ini, mereka dibantu mencari pekerjaan, dan memiliki akses ke tempat tinggal gratis, perawatan kesehatan, pakaian, pembinaan kerja, dan program bahasa.

Restoran ini dikelola oleh Brandon Chrostowski. Ia mengatakan bahwa program ini cukup berhasil. Setidaknya 90% mantan narapidana yang mengikuti program ini, mendapatkan hidup yang lebih baik dengan pekerjaan permanen.

Restoran Prancis Ini Hanya Pekerjakan Mantan Narapidana SajaFoto: edwinsrestaurant.org

Brandon sendiri dulu pernah ditangkap saat dia berusia 18 tahun, karena melarikan diri dalam kasus peredaran obat-obatan terlarang di pinggiran kota Detroit. Ia menjalani hukuman beberapa hari di penjara menunggu keputusan hukumannya.

Bukannya mendapatkan hukuman selama 10 tahun, hakim justru memberikan masa percobaan. Setelah itu Brandon menemukan pekerjaan. Iapun menjadi busboy di sebuah restoran fine dining lokal, dan bebas dari masa percobaannya.

Sejak itu dia bekerja untuk beberapa restoran terbaik di dunia. Termasuk berkerja di Lucas Carton, restoran bintang tiga Michelin di Paris.

Di restoran Edwins, para pengunjung disarankan untuk meninggalkan donasi dibandingkan tip. Nantinya uang donasi itu bisa dibagi kepada mantan-mantan narapidana yang berkerja di sana.

Tanpa di duga, program ini membuat Brandon menadapatkan penghargaan 2016 CNN Heroes dari CNN. Kini Brandon tengah membangun sebuah asrama untuk murid-muridnya. Sebagai sebuah tempat yang aman dan stabil untuk para mantan narapidana ini tinggal.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com