McDonald's (McD) baru saja membuka gerai terbarunya di Vatikan pada 30 Desember lalu. Lokasinya di dekat gereja St. Peter's Basilica. Dalam acara peresmian, tak terlihat adanya pesta meriah layaknya pembukaan gerai di negara lain.
Hal ini bukan tanpa alasan. Pasalnya rencana pendirian McD sejak tahun lalu telah menuai banyak kritik. Adalah kardinal Elio Sgreccia yang beranggapan McD jauh dari tradisi gastronomi Romawi. Terlebih pilihan makanannya tidak sehat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Telegraph |
"Berdirinya toko sandwich besar (McD) di Borgo Pio adalah hal memalukan. Akan lebih baik jika lokasi tersebut dijadikan ruang untuk mereka yang membutuhkan, tempat untuk keramahtamahan, atau tempat tinggal untuk mereka yang menderita," ujar Sgreccia, seperti dikutip dari Reuters (4/1).
Menanggapi hal ini, McD mengeluarkan pernyataan resmi. Pihaknya menekankan gerai terbarunya berlokasi di luar Vatikan yaitu di area populer untuk para turis. Meskipun properti bangunan yang dipakai bersifat suci.
"Seperti halnya ketika McD berdiri di tempat bersejarah dimana saja di Italia, restoran ini telah sepenuhnya disesuaikan dengan memperhatikan lingkungan sejarah," ujar juru bicara McD.
Foto: Telegraph |
Tak berhenti disitu, para pebisnis lokal bahkan menyurati Paus Francis untuk meminta tolong menghentikan McD. Mereka khawatir McD akan merusak artistik, budaya, dan identitas sosial lingkungan setempat.
Tetapi di sisi lain ada juga pihak yang mendukung keberadaan McD di Vatikan. Seorang wanita Italia yang bekerja di dekat gerai McD, Raffaella Scarano mengatakan, "Apapun yang baik untuk perekonomian negara kami tak mengapa untuk saya."
(adr/odi)

Foto: Telegraph
Foto: Telegraph
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN