Sarapan Smoothies Pisang dan Teh Pu'er Jadi Rahasia Sukses Tokoh Terkenal

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Kamis, 29 Des 2016 09:55 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Menu sarapan para tokoh terkenal ternyata unik. Seperti minum smoothies yang sama tiap hari hingga bikin racikan teh sendiri.

Rahasia sukses para tokoh terkenal ini bukan hanya kerja keras. Kemungkinan besar juga dipengaruhi pilihan menu sarapannya.

Mengonsumsi sarapan yang tepat membuat kebutuhan energi harian mereka terpenuhi. Kerjapun jadi lebih fokus dan semangat.

Dikutip dari Independent (28/12), Tim Ferriss selaku pengusaha, penulis, sekaligus pembicara publik baru saja merilis buku terbarunya yang berjudul "Tools of Titans." Di sini ia mengungkap kebiasaan para tokoh terkenal termasuk pilihan menu sarapnnya.

Ferriss mengungkap penulis dan blogger terkenal, Seth Godin, mengonsumsi smoothies yang sama setiap hari. Racikannya terdiri dari pisang beku, bubuk hemp, susu almond, prunes, dan kenari.

Sarapan <i>Smoothies</i> Pisang dan Teh <i>Pu'er</i> Jadi Rahasia Sukses Tokoh TerkenalFoto: iStock

Sementara Ferriss lebih memilih minum teh racikannya sendiri yang dinamai Titanium Tea. Terbuat dari pu'er (teh hitam fermentasi), teh hijau dragonwell, minyak kelapa, minyak MCT, kunyit, dan jahe.

Menurutnya teh ini bisa menjadi 'bahan bakar' untuk otak setiap pagi. Selain itu, teh memberi pasokan energi yang cukup dan membantu penurunan lemak tubuh. Soal kopi, Ferriss mengaku produktivitas kerjanya justru meningkat saat tidak minum minuman berkafein ini.

"Jika minum kopi tak terlalu banyak, tidak apa-apa. Tetapi jika dikonsumsi berlebihan bisa sebabkan kelelahan kronis jangka panjang yang bisa menghambat produktivitas kerja," ujarnya.

Sarapan <i>Smoothies</i> Pisang dan Teh <i>Pu'er</i> Jadi Rahasia Sukses Tokoh TerkenalFoto: iStock

Dalam bukunya, Ferriss juga merekomendasikan konsumsi protein whey kambing untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Whey sendiri adalah cairan yang tersisa dalam pembuatan yogurt.

Whey kambing dikabarkan lebih mudah dicerna termasuk oleh penderita intoleransi laktosa sekalipun. Ia mendapat rekomendasi ini dari Charles Poliquin, seorang pelatih Olympic terkenal.

"Puasa 3 hari setiap beberapa bulan juga sebaiknya dilakukan agar tubuh tetap fit," ujar Ferriss. Hal ini dikuatkan oleh Dr. Dominic D'Agostino dari Universitas South Florida yang menilai puasa bermanfaat membersihkan sel-sel prakanker yang mungkin ada dalam tubuh seseorang.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com