Selain Bayam, Ayam dan Kentang Sebaiknya Tak Dipanaskan Ulang (2)

Selain Bayam, Ayam dan Kentang Sebaiknya Tak Dipanaskan Ulang (2)

Annisa Trimirasti - detikFood
Senin, 26 Des 2016 15:35 WIB
Selain Bayam, Ayam dan Kentang Sebaiknya Tak Dipanaskan Ulang (2)
Foto: iStock
Jakarta - Demi hemat, makanan sering dipanaskan ulang. Sayangnya tak semuanya aman jika dikonsumsi lagi.

Mungkin Anda sering memanaskan ulang telur, bayam atau kentang. Padahal pemanasan ulang bisa berisiko pada gangguan kesehatan.

5. Kentang

Foto: iStock
Kentang akan kehilangan nutrisi jika dibiarkan di suhu ruang pada waktu yang lama. Pada beberapa kasus, bisa menjadi racun dan menyebabkan mual juga keracunan.

Selain kehilangan nutrisi, saat disimpan di suhu ruang, bakteri botulisme juga akan tumbuh. Botulisme tidak bisa dibunuh dengan panas microwave. Sebaiknya simpan di kulkas segera.

6. Nasi

Foto: iStock
Cara Anda menyimpan nasi sebelum memanaskannya, bisa menyebabkan masalah. Menurut Food Standards Agency, beras mentah bisa mengandung spora bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Dan saat beras dimasak, spora bisa tetap hidup.

Spora juga bisa berkembang jika nasi dibiarkan pada suhu ruangan dan bisa memproduksi racun penyebab muntah dan diare.

7. Ayam

Foto: iStock
Daging ayam mengandung protein yang secara negatif terpengaruh saat dipanaskan. Komposisi protein ini berubah saat dingin dan dipanaskan kembali.

Hal ini karena ayam mengandung sangat banyak protein dibanding daging merah. Sehingga memanaskannya kembali akan menyebabkan gangguan pencernaan.

Jika Anda tetap ingin memanaskannya, pastikan panaskan menyeluruh ke seluruh bagian daging ayam dengan api kecil dan waktu yang lama.

8. Minyak buah dan biji-bijian

Foto: iStock
Minyak dari buah dan biji-bijian seperti minyak biji anggur, minyak walnut, minyak alpukat, minyak hazelnut, dan minyak flax seed, semuanya punya titik asap yang sangat rendah.

Karenanya jika dipanaskan kembali menjadi tengik. Jadi, hindari menggunakan minyak biji-bijian untuk memasak, memanggang atau menggoreng. Lebih baik percikkan ke atas makanan untuk penambah rasa.

Halaman 2 dari 5
(msa/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads