Kepala Penguji Rasa Marmite Pensiun Setelah Mencicipi 264 Juta Stoples Marmite

Annisa Trimirasti - detikFood Minggu, 27 Nov 2016 18:00 WIB
Foto: Daily Mail
Jakarta - Selai mirip kecap asal Inggris ini disukai juga dibenci orang. Kini kepala pencicipnya pensiun dan penerus pun sedang dicari.

Mungkin bagi sebagian orang menjadi penguji rasa Marmite tidak menarik. Maklum saja selai olesan roti ini rasanya gurih pekat dan aromanya yang kurang menarik. Tapi St.John Skelton, pria berusia 65 tahun asal Staffordshire, justru telah bekerja 42 tahun sebagai pencicip Marmite.

St.John bekerja di dekat pabrik Marmite dekat rumahnya ini tidak pernah bosan dengan Marmite. Ia akan tetap makan sajian favoritnya yaitu kentang panggang lapis Marmite setelah pensiun.

St.John yang dijuluki Mr.Marmite ini bertugas mencicipi tiap 12 ton produksi Marmite sebelum dikirim keluar pabrik. Produk ini akan mengisi 24.000 stoples nantinya.

Kepala Penguji Rasa Marmite Pensiun Setelah Mencicipi 264 Juta Stoples MarmiteFoto: Daily Mail
Untuk menjadi pengganti St.John yang pensiun, Anda harus lulus uji rasa untuk memeriksa selai berdasarkan tekstur, konsistensi dan rasanya . Pengganti harus dapat membedakan tiap rasa yang berbeda.

St.John mengatakan Marmite memiliki ujian khusus. Peserta minimal harus mendapat 19 poin dari 24 poin agar bisa lolos menjadi penguji rasa.

Marmite mengambil ragi dari semua tipe bir sehingga akan ada beberapa perbedaan. Untuk meminimalkan, Marmite harus mencampurnya. Karenanya ada orang terlatih yang dapat merasakan secara akurat yang dikenal sebagai Master Blender atau lebih tepat kepala pencicip, posisi St.John.

Kepala Penguji Rasa Marmite Pensiun Setelah Mencicipi 264 Juta Stoples MarmiteFoto: Daily Mail
St.John sendiri mulai bekerja sebagai peneliti di pabrik Marmite saat berusia 22 tahun. Dia bagian dari tim pencicip kecil terpilih untuk menilai setiap 12 ton produk sebelum mereka dikirim keluar dari pabrik .

Setelah departemen bagian penelitiannya tutup, St.John pindah ke departemen bagian kualitas dan dia menjadi ahli kualitas dan inovasi selama 15 tahun .

St.John, yang mencicip produk Marmite terakhirnya pada 18 November lalu mengatakan ada banyak cara produk tiap 12 ton dicicip selama bertahun-tahun. Namun yang terpenting adalah memastikannya tepat sebelum sampai tahap dikemas di stoples.

"Kualitas yang tidak cukup baik tidak akan dikirim keluar pabrik," ujar St.John, pria yang telah bertanggung jawab akan 264 juta toples Marmite. Atau sejumlah Marmite yang cukup untuk menutupi Vatican selama 7 minggu sepanjang karirnya.

Kepala Penguji Rasa Marmite Pensiun Setelah Mencicipi 264 Juta Stoples MarmiteFoto: Daily Mail
Walau banyak orang di dunia ini hanya punya dua pilihan, yaitu mencintai atau membenci Marmite. St.John dan keluarga semua menyukai Marmite. Suatu kebetulan yang menyenangkan

Seperti dikabarkan dailymail.co.uk (18/11/16), menurut St.John, indera perasa berbeda dengan indera lainnya. Indera perasa memutuskan sesuatu dengan cepat, suka atau membencinya. Anda memasukkan makanan ke mulut dan menilainya dalam sekejap apakah makanan itu layak ditelan atau dibuang.

St.John mengatakan dia suka bekerja dengan produk yang ditentang atau dipuja orang daripada yang biasa saja. Setelah pensiun, St.John berencana melakukan hobi berkebunnya juga traveling keliling dunia . (ani/odi)