Serahkan SIM ke Polisi, Lansia di Jepang Dapat Diskon Makan di Restoran

Serahkan SIM ke Polisi, Lansia di Jepang Dapat Diskon Makan di Restoran

Annisa Trimirasti - detikFood
Jumat, 25 Nov 2016 07:51 WIB
Foto: Japan Times
Jakarta - Agar tak sering kecelakaan, lansia di Jepang diminta serahkan SIM. Gantinya mereka dapat kartu diskon makan di restoran.

Kurangi angka kecelakaan akibat lansia menyetir mobil, polisi Jepang lakukan terobosan. Mereka berikan kartu diskon makan untuk lansia sebagai ganti penyerahan SIM. Sejak Jumat lalu (18/11), warga berusia lanjut di Perfektur Aichi yang menyerahkan SIM mereka akan mendapatkan diskon 15% di resto ramen Sugakiya.

Kesepakatan ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas. Diskon makanan juga akan tersedia di 176 restoran di Jepang. Setelah para lansia menyerahkan SIM, polisi akan mencabut SIM tersebut sehingga tidak berlaku lagi. Sebagai ganti polisi mengeluarkan sertifikat, memberi lansia akses untuk diskon harga termasuk untuk menu ramen, nasi, dan salad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serahkan SIM ke Polisi, Lansia di Jepang Dapat Diskon Makan di RestoranFoto: Detikfood

Program ini adalah upaya terbaru yang dilakukan polisi untuk membujuk para lansia berhenti mengemudi. Program penghematan uang untuk lansia sebelumnya, bagi mereka yang menyerahkan SIM mendapat diskon taksi dan pemandian umum.

Jepang telah mengalami peningkatan jumlah kecelakaan yang melibatkan pengemudi usia lanjut. Beberapa berakibat fatal dan telah memicu debat nasional. Seorang biksu berusia 97 tahun, Taa Shinen, menyerahkan SIM nya untuk mencoba memberi contoh pada para lansia lainnya.

Serahkan SIM ke Polisi, Lansia di Jepang Dapat Diskon Makan di RestoranFoto: Japan Times

Awalnya, Shinen ingin mempertahankan SIM nya hingga berusia 100 tahun, tapi ia berubah pikiran setelah adanya kecelakaan baru-baru ini. Sebuah truk yang dikendarai pria usia 87 tahun menabrak sekelompok anak sekolah dasar di Yokohama.

"Bahkan jika saya adalah pengemudi yang aman, saya mungkin dapat menyebabkan kecelakaan. Bodoh untuk mempertahankan SIM hanya untuk harga diri," ujar Shinen dikutip dari home.bt.com (24/11/16).

Menurut National Police Agency, Jepang, kira-kira, memiliki 17 juta pengemudi berlisensi dengan usia diatas 65 tahun atau lebih. Tahun lalu, sekitar 270.000 pengemudi usia lanjut telah menyerahkan SIM mereka. (ani/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads