ADVERTISEMENT

Gurihnya Kuah Santan

Sie Itek Berkuah Merah dengan Harum Rempah Khas Aceh

Lusiana Mustinda - detikFood
Sabtu, 19 Nov 2016 15:25 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Kuahnya yang kental dengan rempah lengkap jadi ciri kahs sajian bebek dari Aceh. Pedas gurih makin enak dimakan dengan pacri nanas.

Secara harfiah, sie itek memiliki arti kuah bebek. Di Aceh, hampir semua keude bu (kedai nasi) menyajikan masakan si itek ini. Bebek dengan paduan kuah kari ini punya citarasa yang lezat.

Walaupun lebih banyak yang sajikan sie itek dengan warna merah. Akan tetapi ada juga versi lain yang menyajikan kuah putih mirip seperti opor Jawa. Sie itek yang berkuah kuning kecokelatan ini biasanya disebut dengan masak kurma walaupun dalam proses memasaknya tidak dicampur dengan kurma sebagai bumbunya.

 Sie Itek Berkuah Merah dengan Harum Rempah Khas AcehFoto: iStock
Bumbu dan rempahnya sama. Bedanya, sie itek masak putih sama sekali tidak memakai cabe dan merica. Sie itek masak putih bahkan lebih menonjol kegurihannya karena biasanya ditambah kemiri.

Sie itek yang dicampur dengan daging bebek atau kari bebek juga merupakan salah satu masakan yang populer di Aceh. Aroma gurih sedapnya berasal dari daun temurui atau yang disebut juga dengan daun kari serta daun pandan yang diikat pada setiap potong bebek yang dimasak.

Ketumbar dan jintan juga tak lupa dicampurkan untuk menghilangkan aroma amis pada bebek. Setiap rumah makan di Aceh memasaknya dengan cara berbeda. Konon, ada sekitar 12-20 jenis rempah dan bumbu yang dicampurkan ke dalamnya. Sehingga gurih dan citarasanya sangat kuat.

 Sie Itek Berkuah Merah dengan Harum Rempah Khas AcehFoto: iStock
Kalau kangen dengan sajian kari bebek, Anda bisa lihat resep lengkapnya di sini. Tapi kalau mau langsung mencicipnya, datang saja ke Dapoe Aceh Melayu yang berada di Plasa Sentral, Sudirman dan Jambo Kupi yang berada di kawasan Pasar Minggu.
(lus/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT