Dalam beberapa tahun terakhir, Food Standards Agency (FSA) merekomendasikan balita sebaiknya beralih ke susu semi skim sejak usia 2 tahun. Hal ini sebagai upaya mencegah obesitas.
Dikabarkan oleh telegraph.co.uk (16/11/16) , sebuah penelitian punya hasil yang berbeda. Penelitian menyebutkan, anak yang minum susu full-cream sampai, minimal, usia 6 tahun, cenderung tumbuh lebih langsing.
Foto: LIvestrong/GettyImages |
Penelitian dilakukan pada lebih dari 2700 anak dan menemukan mereka yang diberi susu full-cream mempunyai indeks massa tubuh lebih rendah dari yang minum susu semi skim. Mereka yang minum susu full-cream juga punya vitamin D lebih tinggi.Vitamin D dapat melindungi tulang dan sistem kekebalan tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi pada 2009, FSA memperingatkan, bahwa anak yang sekarang mengonsumsi begitu banyak lemak akan menyumbat arteri mereka. Sehingga, orangtua sekarang disarankan untuk mengganti susu full-cream menjadi susu semi skim untuk anak mulai usia 2 tahun
Penelitian baru menyarankan upaya tersebut bisa menjadi kontra-produktif. Anak yang minum susu full-cream kemungkinan besar akan menjadi kurang lapar sehingga mereka cenderung tidak makan camilan tinggi kalori.
Foto: LIvestrong/GettyImages |
Selain itu, anak yang minum 1 gelas susu full-cream setiap hari punya kadar vitamin D sebanding dengan mereka yang minum hampir 3 kali susu skim. Hal ini dikarenakan vitamin D lebih mudah larut dalam lemak daripada air.
Foto: LIvestrong/GettyImages |

Foto: LIvestrong/GettyImages
Foto: LIvestrong/GettyImages
Foto: LIvestrong/GettyImages
KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN