Hari Ini 'Impossible Burger' dari Silicon Valley Bisa Dicicipi Gratis

Annisa Trimirasti - detikFood Minggu, 06 Nov 2016 12:01 WIB
Foto: ImpossibleFoods
Jakarta - Bukan burger biasa. Burger ini tak terbuat dari daging sapi tetapi daging hasil rekayasa laboratorium. Hari ini diuji coba pada konsumen.

Burger bernama 'Impossible Burger' ini diproduksi oleh Impossible Foods Redwood City. Bisa dicicipi gratis di Dolores Park, San Francisco, Minggu, 6 November 2016 pukul 12.00 -16.00. Karena persediaan terbatas, burger akan diberikan pada yang lebih dulu datang.

Impossible Burger telah berhasil membuat burger vegetarian. Dengan rekayasa di laboratorium digunakan kombinasi protein, lemak, asam amino yang berasal dari gandum, kedelai, kelapa, kentang dan tumbuhan lain.

Foto: ImpossibleFoods


Hal serupa pernah dilakukan oleh perusahaan di London beberapa tahun lalu. Membuat tiruan daging sapi untuk burger di laboratorium.

Seperti dikabarkan oleh mercurynews.com (4/11/16), Impossible Burger bertujuan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dari burger vegetarian yang hambar.

Impossible Foods merupakan perusahaan swasta dengan dukungan keuangan dari Khosla Ventures, Bill Gates, Google Ventures dan perusahaan lainnya.

Impossible Foods didirikan oleh Dr. Patrick O. Brown, mantan profesor biokimia dan Howard Hughes, penyidik di Medical Institute, Stanford University.

Foto: ImpossibleFoods


Manusia telah makan daging selama jutaan tahun. Namun budaya sehat vegetarian tampaknya mengembangkan gerakan untuk menciptakan daging melalui teknologi.

Dengan teknologi, daging dapat diciptakan tanpa membunuh binatang. Produk daging-buatan juga mengurangi emisi gas rumah kaca dan tanpa kandungan hormon, antibiotik, kolesterol, atau kontaminan dari rumah potong hewan.

Perusahaan lain dalam gerakan teknologi ini termasuk Beyond Meat dengan Beyond Burger-nya yang berbahan utama tanaman. Termasuk Hampton Creek dengan Just Mayo-nya yang berbahan minyak canola.

Foto: ImpossibleFoods


Sedangkan Memphis Meats yang menumbuhkan daging sungguhan dalam kuantitas kecil menggunakan sel dari sapi, babi, dan ayam.

Google co-founder, Sergey Brin, orang yang mendanai budidaya hamburger dalam lab, menggambarkan, budiaya daging-buatan sebagai teknologi dengan kemampuan untuk mengubah cara pandang dunia.

Foto: ImpossibleFoods


Jika persediaan Impossible Burger habis pada hari Minggu di Dolores Park, pengunjung masih bisa mencicipi di restoran Jardinière dan Cockscomb di San Francisco.

Sedangkan di luar San Francisco juga tersediai di Crossroads Kitchen di Los Angeles dan Momofuki Nishi di New York City. (msa/odi)