Kriuk! Keripik Kentang Termahal di Dunia Ini Harganya Rp 143 Ribu per Keping

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 21 Okt 2016 13:20 WIB
Foto: Oddity Central
Jakarta - Keripik kentang biasanya dijual murah. Tetapi keripik kentang Swedia ini berbeda karena dibuat dengan bahan eksklusif.

St. Erik's Brewery di Swedia kini tak hanya memproduksi bir. Pihaknya baru saja meluncurkan keripik kentang eksklusif yang cocok jadi pendamping bir buatannya.

"Kami sangat bersemangat akan kerajinan tangan yang sesuai dengan bir kami. Pada saat bersamaan, kami merasa kehilangan camilan yang statusnya sama untuk disajikan dengan bir tersebut," ujar Brand Manager Marcus Friari, seperti diberitakan Oddity Central (18/10).

Menurutnya bir kualitas terbaik berhak atas camilan terbaik. "Ini sebabnya kami membuat usaha besar untuk memproduksi keripik kentang paling eksklusif. Kami sangat bangga bisa menyajikan keripik kentang yang renyah," tambah Friari.

Kriuk! Keripik Kentang Termahal di Dunia Ini Harganya Rp 143 Ribu per KepingFoto: Oddity Central

Keripik kentang dikemas dalam kotak hitam mewah yang dirancang khusus St. Erik's. Tiap kotak hanya berisi 5 keping keripik kentang buatan tangan chef.

Kabarnya keripik kentang dibuat dengan 5 bahan istimewa dari negara-negara di Eropa Utara. Seperti jamur matsutake yang dipetik dari hutan pinus di utara Swedia dan rumput laut truffle dari perairan sekitar Kepulauan Faroe.

Ada pula pemakaian Crown Dill yang dipetik tangan dari Bjäre Peninsula, bawang bombay dari Leksand, dan India Pale Ale Wort yang juga digunakan untuk membuat bir Pale Ale St. Erik's.

Kentangnya juga spesial. Berasal dari lereng Ammarnas yang memproduksi kentang sangat terbatas. Karena area penanaman yang landai, penanaman kentang di sini hanya mungkin dilakukan oleh manusia. Bukan dengan alat pertanian modern.

Kriuk! Keripik Kentang Termahal di Dunia Ini Harganya Rp 143 Ribu per KepingFoto: Oddity Central

"Semua keripik kentang dibuat dengan tangan. Butuh sentuhan halus, indera pengecap terasah dan waktu untuk memastikan tiap keping keripik kentang memiliki keseimbangan sempurna dari paduan berbagai bahan," ujar Chef Pi Le.

Menurutnya kentang ini terasa sangat Skandinavia. Kebanyakan mencecap rasa kentang dan bawang bombay yang khas. Tetapi yang sebenarnya menonjol adalah kualitas. "Keripik kentang ini sangat pas dijadikan camilan untuk minum bir atau enak juga dimakan sendiri," tambah Chef Pi Le.

Keripik kentang St. Erik dijual hanya 100 kotak pada minggu lalu. Harganya 56 USD (Rp 729.000) per kotak atau 11 USD (Rp 143.000) per keping. Meski mahal, keripik kentang ini rupanya habis terjual dalam waktu singkat.

Tidak ada pemberitahuan apakah St. Erik's akan kembali menjual kentang. Tetapi jika melihat respons positif ini, bukan tidak mungkin keripik kentang St. Erik's kembali dijual dalam waktu dekat.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com