Dalam Jakarta Coffee Week 2016 yang diselenggarakan tanggal 15-16 Oktober ini ada beragam jenis kopi Nusantara. Selain mengikuti workshop mengenai seluk beluk kopi, ada juga kompetisi kopi yang diikuti oleh para barista seperti ABCD Latte Art Showdown 2016 dan Battle of Brewers.
Berikut ini beberapa stand kopi yang bisa Anda kunjungi saat datang ke Jacoweek 2016 di Pantai Indah Kapuk yang akan buka hingga pukul 8 malam nanti
1. ARV Coffee
|
Foto: detikFood
|
Misalnya saja kopi asal Ciwidey yang menghasilkan rasa lebih ke teh hitam. Tentu ini dipengaruhi oleh tanaman yang ada disekitar perkebunan kopi yang dipetik.
Kopi yang diambil langsung dari petani lokal ini didistribusikan ke sekitar kafe di Jakarta. Untuk harga yang ditawarkan sekitar Rp 270.000 - Rp 350.000 untuk 1 Kg kopi.
2. Instinct
|
Foto: detikFood
|
Khusus untuk pameran kali ini, Anda bisa memesan dalam jumlah besar ataupun satuan. Untuk kopi berukuran 250 gram dijual dengan harga Rp 135.000 untuk Ethiopia dan Rp 85.000 untuk jenis kopi lokal.
3. Noah's Barn
|
Foto: detikFood
|
Ada banyak kopi yang ditawarkan di sini. Mulai dari Rwanda Buf Nyarusiza yang berkarakter rasa seperti jeruk, Ethiopia Kebado yang memiliki rasa aftertaste seperti blueberry dan teh.
Untuk jenis kopi Indonesianya adalah Aceh Gayo yang berasal dari daerah Takengon dengan aftertase rempah dan buah-buahan tropis. Ada juga kopi Macan Preanger asal Garut yang memiliki rasa dan aroma kompleks seperti lemon dengan brown sugar, aroma kayu manis dan cengkeh serta sedikit kapulaga.
Ukuran yang tersedia mulai dari 200 gram, 500 gram dan 1 Kg. Harganya sekitar Rp 90.000 hingga Rp 550.000.
4. Klasik Bean
|
Foto: detikFood
|
Anes, selaku tim dari Klasik Bean menjelaskan bahwa mereka langsung mengambil biji kopi dari para petani lokal. "Kita memiliki petani binaan bernama Sunda Hejo. Jumlahnya ada sekitar 2.300 yang tersebar di Jawa Barat, Flores, Sumatera dan Bali," jelas Anes.
Biji kopi yang ia jual dalam pameran salah satunya adalah Nuhun dari Telaga wangi, Suksema dari Bali, Suwun dari Ijen hingga Berjin Gayo.
"Dibandingkan dengan Aceh Gayo, Gayo Berjin memiliki rasa yang lebih plain," tambahnya.
Petani binaan juga diajari bagaimana cara memilih petikan buah yang merah, perawatan kebun dan menghindari adanya penggunaan kimia (pestisida).
"Jadi bisa dikatakan kopi kita ini organik. Karena tidak menggunakan pestisida. Dan kulit buah kopi kita olah kembali menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman kopi," jelas wanita ramah ini.
Untuk harga, per liter biji kopi dijual dengan harga Rp 55.000 hingga Rp 130.000.
5. Kopiku
|
Foto: detikFood
|
Kopi perpaduan dari Toraja, Bali, Jawa Barat dan Temanggung ini enaknya diracik menjadi sajian cappuccino. Barista dari Kopiku membuat cappuccino dengan perbandingan 30 ml espresso dan 120 ml susu. Hasilnya creamy dan tidak terlalu pahit.
Jika Anda tertarik membeli biji kopinya, Kopiku punya beragam jenis kopi yang dibandrol mulai Rp 100.000 sampai Rp 380.000 per Kg.
6. Monochrom
|
Foto: detikFood
|
Harga satu botol cold brew dijual dengan harga Rp 50.000. Nikmati dengan croissant almond serta banana cake. Cocok untuk camilan di sore hari.
7. The Sea Coffee
|
Foto: detikFood
|
Jenis-jenis kopi ini bisa juga Anda beli dengan harga sekitar Rp 30.000 per 100 gramnya.
Halaman 2 dari 8

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN