Ini Cerita Kotak Karton Putih yang Jadi Ikon Makanan China-Amerika

Annisa Trimirasti - detikFood Selasa, 04 Okt 2016 11:31 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Di Amerika, hampir seluruh restoran China layani pesan antar dengan kotak karton putih. Ada cerita menarik dibalik kotak putih ini.

Kotak karton putih dengan pegangan kawat ini diakui secara universal simbol makanan China di seluruh Amerika. Wadah ini digunakan untuk layanan pesan antar atau untuk bungkus makanan sisa dari restoran untuk dibawa pulang.

Kotak putih ini sang at ikonik bahkan terlihat di berbagai film layar lebar dan pameran New York's Museum of Food and Drink.

Ini Cerita Kotak Karton Putih yang Jadi Ikon Makanan China-Amerika

Dilansir dari eater.com (1/10/16), ternyata wadah ini hasil penemuan Amerika. Pada 1894, Weeks Frederick Wilcox mematenkan 'kertas benrbentuk ember' ini.

Inspirasi penemuan berasal dari origami Jepang, dibuat dalam satu lembar karton agar tidak bocor. Sedang kawat kecil ditambahkan agar mudah dibawa. Bentuknya sendiri meniru wadah kayu yang digunakan untu membawa tiram mentah pada abad 19.

Keberadaan kotak yang hampir ada di tiap rumah di Amerika ini dimulai sejak akhir perang dunia II. Karena imigran China datang ke California pada awal 1900, dan sejak itulah masakan China di Amerika. Sekarang wadah itu telah menjadi ikon masakan China-Amerika.

Wadah ini dibentuk dari selembar karton agar bisa dilipat atau dijadikan piring serta mudah dibersihkan setelah selesai makan.

Ini Cerita Kotak Karton Putih yang Jadi Ikon Makanan China-Amerika

Selain itu, bentuknya segiempat sehingga bisa disimpan dengan mudah dengan ditumpuk sebelum diisi makanan China.

Banyak perusahaan membuat kotak pengiriman makanan di Amerika, tapi Fold-Pak yang paling dominan dengan menguasai 70% pangsa pasar.

Sejak diperkenalkan pada awal 1900, beberapa inovasi terhadap wadah dilakukan. Seperti cap pagoda merah, tulisan 'thank you' dan grafis budaya Asia.

Ini Cerita Kotak Karton Putih yang Jadi Ikon Makanan China-Amerika

Lapisan poli juga ditambahkan dalam kotak agar taham minyak dan kelembapan. Ada juga versi yang tahan panas oven microwave tanpa pegangan kawat. Jugaversi ramah lingkungan yang terbuat dari kertas tanpa pemutih.

Wadah ini tentu lebih ramah lingkungan dari styrofoam karena dapat didaur ulang. Namun, kadang lapisan lilin atau plastiknya menyebabkan beberapa masalah saat didaur ulang.

(adr/odi)

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com