Makanan Rumah Sakit

Pasien Diberi Makanan Utama dan Camilan Secara Teratur

Maya Safira - detikFood Kamis, 01 Sep 2016 12:56 WIB
Foto: Detikfood
FOKUS BERITA Makanan Rumah Sakit
Jakarta - Dalam sehari pasien rumah sakit diberi asupan makanan secara teratur untuk mendukung pemulihannya. Termasuk menu makanan utama dan camilan.

Sebagai bagian upaya pemulihan, tentunya rumah sakit perlu terus memberi makanan yang sesuai dengan kondisi pasien. Karena itu, tiap harinya pasien diberi makan secara teratur mulai dari pagi sampai malam hari.

"Konsumsi makanannya (pasien) sedikit tapi sering. Jadi dari bangun tidur sampai tidur lagi ada asupan yang masuk," ujar Armina Immawati, S.Gz selaku Penanggung Jawab Unit Gizi di RSIA Bunda Menteng (12/08).



Ketentuan pemberian makanan pada pasien tergantung standar makanan rumah sakit dan dietnya. Ada yang memberikan 5-7 kali, tergantung kondisi pasien.

Biasanya pasien diberikan makanan utama sebanyak tiga kali pada pagi, siang dan malam hari. Untuk selingannya dua kali di pagi dan malam hari. Seperti di Siloam Hospitals Kebon Jeruk umumnya memberi camilan 1 kali antara makan pagi dan makan siang serta 1 kali lagi antara makan siang dan makan malam.

Namun kondisi tertentu membuat rumah sakit kadang harus memberi makanan ekstra pada pasien. Misalnya bagi ibu melahirkan, pengidap diabetes mellitus, atau penyakit tertentu lainnya. Di RSIA Bunda, misalnya, ada tambahan ekstra pagi dan malam hari bagi ibu melahirkan atau anak dengan penyakit saluran cerna.

Ada juga rumah sakit yang memecah menu sarapannya. Di RS Puri Cinere, ada suguhan early morning sebelum sarapan. Terdiri dari susu, teh atau telur. Baru dilanjutkan dengan sarapan, camilan pagi, makan siang, camilan sore, makan malam dan ekstra malam (supper) jika dibutuhkan.

"Sebenarnya early morning itu bagian dari sarapan tapi didahulukan. Biasanya sekitar jam 06.00. Sebenarnya pasien makannya 6 kali sesuai standar, jadi 3 kali porsi besar dan 3 kali porsi kecil. Adanya pemecahan karena memang sebaiknya makanan yang diasup tidak langsung dalam porsi besar tapi bertahap. Sedikit-sedikit porsi kecil namun sering," jelas Tiny Kurnianih, Kepala Unit Gizi RS Puri Cinere (24/08).

Tiny juga menambahkan bahwa kuantitas makan pasien dalam sehari tidak selalu pasti 6 kali. Kalau memang ada pasien-pasien tertentu yang perlu penambahan makan karena anjuran dokter, tentu akan dilakukan. Bisa saja sampai 8 atau 9 kali, ungkapnya.



Sementara untuk pemberian makanan pasien, jadwal tiap rumah sakit berbeda-beda. Kebanyakan menyuguhkan makan pagi mulai pukul 07.00-08.00. Dilanjutkan dengan snack pagi sekitar pukul 09.00-10.00.

Makan siang mulai didistribusikan pada 11.00-12.00. Lalu snack sore ada yang memberikan pukul 14.00 atau 15.00. Makan malam sendiri pada pukul 17.00-18.00.

Jika ada ekstra pagi, biasa diberikan pukul 06.00. Sedangkan ekstra malam sekitar pukul 19.00-19.30. Jadwal pemberian yang teratur membuat pasien terus terpenuhi asupan makanannya. (msa/odi)
FOKUS BERITA Makanan Rumah Sakit

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com