Produksi Makanan Sehat Juga Berdampak Buruk Terhadap Lingkungan

Produksi Makanan Sehat Juga Berdampak Buruk Terhadap Lingkungan

Aisyah Kamaliah - detikFood
Sabtu, 20 Agu 2016 10:10 WIB
Foto: iStock
Jakarta - Produk makanan sehat kini banyak diburu orang. Untuk memproduksi makanan sehat ternyata juga merusak lingkungan.

Dari pembukaan lahan hingga konsumsi air, produk makanan sehat juga perlu banyak biaya. Beberapa fakta yang dilansir telegraph.co.uk (18/8/16) ini sebagai contohnya.

1. Alpukat

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanam buah yang satu ini menguras banyak air. Seperti misalnya air di California. Pada tahun 2014, Amerika Serikat mengalami kenaikan permintaan alpukat. Bahkan Amerika Serikat mengonsumsi 5,8 pon (2,6kg) per kapita. Tetapi, untuk mendapatkan 0,45 gram alpukat saja dibutuhkan 272 liter air. Padahal California saat itu sering mengalami kekeringan.

2. Almond

California, negara yang sering dilanda kekeringan ini lagi-lagi yang kena dampak. California selama ini terkenal sebagai penghasil 82 persen almond dari seluruh dunia. Namun, untuk menghasilkan satu biji almond saja dibutuhkan 3,7 liter.

3. Quinoa
Super food ini kini jadi tren karena rendah lemak namun tinggi protein. Tapi efek mengonsumsi quinoa langsung berdampak pada petani gandum di Bolivia dan Peru. Kebanyakan orang tidak peduli dengan mahalnya harga quinoa.

Perdagangan ekspor telah tumbuh sebesar 26 % antara tahun 2011 dan 2012 dan biaya asing melonjak sebesar 44 persen di Inggris dan harga domestik pun juga naik.

4. Kacang mete
Di India 60 persen dari kacang mete dunia diproses. Ada kisah yang pilu. Banyak pekerja di industri kacang mete menderita luka bakar asam di tangan mereka karena tidak disediakan sarung tangan. Mereka juga hanya mendapatkan sekitar Β£ 1,70 atau Rp 25 ribu per hari.

Ada yang lebih parah lagi. Menurut laporan 2011 Human Rights Watch, banyak pecandu narkoba di Vietnam setelah bekerja untuk memproses kacang mete. Kejadian ini disebut dengan 'blood cashews'.

5. Kedelai

Kedelai disukai oleh mereka sedang dalam program menurunkan berat badan. Namun tak hanya untuk manusia, kedelai sering dijadikan sebagai pakan ternak semisal ayam, sapi, dan lainnnya. Hal ini pun memicu peningkatan produksi kedelai.

Untuk meningkatkan produksi, sejumlah hutan di Amerika Latin seperti Amazon, Gran Chaco, dan hutan Atlantik pun ditebang. Akibatnya, hampir 4 juta hektar hutan dihancurkan setiap tahun. (lus/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads