ADVERTISEMENT

Eat Smart Indonesia

Pesona Rasa BBQ Ribs, Kopi Kintamani dan Makanan Organik

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Rabu, 10 Agu 2016 05:31 WIB
Foto: detikfood
Ubud - Mendarat di pulau dewata antusiasme peserta tur makin tinggi. Pengalaman mencicipi kuliner Jawa membuat mereka makin penasaran.

Sepuluh orang peserta tur ternyata belum pernah melihat pulau Bali. Meskipun nama Bali sudah mereka kenal. Kemarin siang (9/8) dari bandara mereka diantar ke Warung Sunset Chef Yudi Yudiawan di Jl. Sunset Road.

Chef bergelar Jero Mangku Pura Dalam Suci, Les, Buleleng ini dikenal punya sajian BBQ Pork Ribs. Perut lapar dan aroma wangi dari dapur terbuka yang ada di bagian depan warung membuat peserta makin lapar!

Di lantai 2 chef Yudi menyiapkan racikan 2 jenis lawar, lawar gurita dan lawar cumi. Bumbu genap, bawang goreng dan bumbu kuning jadi bumbu kedua lawar ini. Satu per satu bahan dicicipi dan diciumi aromanya. Termasuk daun cabe puyang (cabe Jawa). Daun yang sedikit kenyal dan renyah ini dijadikan campuran lawar gurita.

Perlahan meja panjang tempat bersantap siang dipenuhi dengan hidangan chef Yudi. BBQ Pork Ribs dengan sapuan madu, gurame goreng sambal matah, sate babi, dan Crispy Pata atau Pork Nuckle atau kaki babi goreng serta pelecing kangkung.

Sudah bisa ditebak, daging iga babi yang lembut empuk pun dengan cekatan dinikmati peserta. 'Saya suka sekali dengan iga ini. Lembut sekali. Sayang ya tak bisa dibungkus,' ujar Emma Visee sambil tertawa.

Pencuci mulut berupa singkong yang dimasak dengan air nira atau coconut nectar, air nira sebelum menjadi gula. Semua peserta mengakui singkong sangat lembut dan sapuan gula arennya legit. Singkong yang diambil dari desa chef Yudi ini benar-benar memuaskan.

Melewati sore di kawasan Ubud, peserta diajak menikmati kopi Bali Kintamani di Seniman Coffee Studio. Warung kopi yang lengkap ini didirikan oleh David Sullivan dan Rodney Glick.

Pengenalan kopi, mencicipi kopi Bali Kintamani house blend disimak dengan cermat oleh peserta. Karakter kopi Kintamai yang fruity ringan disajikan dalam bentuk hot brew dan cold brew.

Mengakhiri hari pertama di Ubud, peserta di bawa restoran sekaligus kebun Moksa, milik chef Made dan Yasa. Semua menu disajikan dalam bentuk 100% sayuran yang ditanam dari kebun sendiri.

'Semua sisa makanan dan air kami olah kembali agar bisa dipakai kembali tanpa merusak alam,' ungkap Yasa. Tiga menu vegetarian membuat peserta kenyang meskipun tidak berat. Semuanya memuji hasil olahan chef Made. Dari keju organik hingga sayuran dan bumbu yang sangat segar. (odi/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT