Penyelam Temukan Keju Berusia 340 Tahun dalam Bangkai Kapal

Penyelam Temukan Keju Berusia 340 Tahun dalam Bangkai Kapal

Maya Safira - detikFood
Jumat, 29 Jul 2016 11:33 WIB
Foto: AFP/Elias Hakansson
Jakarta - Ketika penyelam sedang mencari bangkai kapal perang Swedia abad ke-17, mereka justru mendapat temuan unik. Ada keju dalam kapal di wilayah Baltik itu!

Kapal Kronan yang tenggelam pada 1676 di lepas pantai Swedia, ditemukan oleh penyelam pada Selasa (26/07). Dalam proyek penyelaman 2 minggu, mereka menemukan makanan yang dianggap keju, lapor AFP (29/07).

Tersimpan dalam wadah hitam kedap air, ada keju yang berada di dasar laut selama 340 tahun. Menurut pemimpin ekspedisi, Lars Einarsson, tercium aroma ragi dan keju Roquefort dari produk susu tersebut. Teksturnya kental lengket dengan aroma kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir aromanya cukup enak, karena saya suka makanan eksotis. Tapi saya tidak mau mencobanya," ujar Lars di Kalmar County Museum kepada The Local (27/07).



Temuan tak biasa itu kemudian dikirim ke Swedish University of Agricultural Sciences untuk pengujian. Keju kini ditempatkan dalam suhu rendah sambil menunggu hasil analisis ilmiah.

Adapun kapal Kronan tenggelam di lepas pulau Oeland, bagian tenggara Swedia pada 1 Juni 1676. Saat itu terjadi pertempuran Denmark-Belanda. Hanya sekitar 40 orang dari 800 kru dalam kapal yang selamat.

Bangkai kapal ditemukan pada tahun 1980 oleh Anders Franzen, arkeolog angkatan laut amatir. Tapi ledakan yang sebelumnya terjadi pada kapal membuat potongannya tersebar di wilayah luas dasar laut.



Sekitar 80 persen dari perkiraan situs telah dieksplorasi. Mengungkap harta karun dan artefak sejarah di dalamnya.

Ada sebanyak 30.000 barang sudah diangkat ke darat sejauh ini. Termasuk meriam perunggu, piring, alat navigasi dan terompet buatan Jerman. Begitu pula cincin berlian dan 14 koin emas.

Dalam kapal, penyelam juga menemukan tepung, tulang binatang, minuman keras dan wine. Keju sendiri bisa bertahan karena dingin dan salinitas rendah Baltik. Lebih dari itu, keju berada dibawah lapisan tebal sedimen yang melindungi wadah dari korosi.

Makanan memang kerap ditemukan dalam bangkai kapal. Pada tahun 2010, penyelam menemukan 145 botol Champagne vintage dari kapal yang tenggelam di lepas kepulauan Finlandia pada sekitar tahun 1825-1830. (msa/odi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads