Kenali 10 Trik 'Kotor' Supermarket Dalam Menjual Buah dan Sayur Segar Ini (1)

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Minggu, 03 Jul 2016 13:40 WIB
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Banyak orang yakin buah dan sayur segar yang dijual di supermarket pasti berkualitas bagus. Padahal hal ini belum tentu benar.

Delish (30/6) merangkum fakta-fakta mengejutkan seputar trik kotor yang kerap dilakukan supermarket saat menjual buah dan sayur. Seperti trik menyimpan apel selama lebih dari setahun atau memajang buah dan sayur berharga normal di dekat rak diskon.

1. Buah dan sayur tidak dicuci

Banyak orang berpikir buah dan sayur yang ada di rak supermarket sudah dicuci bersih. Faktanya begitu diturunkan dari truk, buah dan sayur langsung ditempatkan di rak tanpa dicuci sama sekali. Hal ini disampaikan mantan pegawai Wal-Mart, Theresa. "Saya telah melihat buah dan sayur benar-benar dalam keadaan buruk. Saya tidak akan berhenti mencucinya," ujar Theresa.

Bahkan meski buah dan sayur didatangkan dari produsen terpercaya bukan tidak mungkin bahan makanan segar ini telah terkontaminasi selama proses pengiriman. Seorang pengguna Reddit mengatakan, "Jika Anda berasumsi buah dan sayur bersih saat diambil maka Anda menganggap semua proses produksi berjalan benar mulai dari pemetikan hingga dijual di toko."

2. Makanan yang paling mudah dijangkau biasanya sudah tidak terlalu segar

Melanie, chef asal Manchester menjelaskan prosedur rotasi buah dan sayur yang umum dilakukan manajer toko. Buah dan sayur yang paling tidak segar diletakkan di paling depan. Hal ini dilakukan agar buah dan sayur segera terjual dan tidak terbuang sia-sia. Saat berbelanja sebaiknya pilih buah dan sayur di rak bagian belakang. Karena kemungkinan besar kesegarannya masih bagus.

3. Apel yang dijual di supermarket bisa berusia lebih dari setahun

Di Amerika Serikat, apel dipanen dalam waktu sangat singkat yaitu antara Agustus dan September. Karenanya supermarket kerap menyimpan apel di gudang sebagai stok. Agar apel terlihat segar mereka lalu menambahkan bahan kimia dan menyimpan apel dalam suhu sangat dingin. Di gudang, apel bisa disimpan hingga 9-12 bulan. Bahkan sebuah investigasi menemukan apel yang dijual di supermarket rata-rata sudah disimpan 14 bulan.

4. Pegawai supermarket tidak patuhi aturan kesehatan

Menurut Melanie, pegawai supermarket seharusnya mengenakan sarung tangan dan topi atau hair net saat menangani buah dan sayur. Faktanya banyak pegawai supermarket lokal tidak mematuhi aturan kesehatan ini. Kebiasaan cuci tangan mereka juga diragukan.

5. Pengunjung juga sebabkan kontaminasi buah dan sayur

Tak hanya pegawai, pengunjung turut sebabkan kontaminasi buah dan sayur. Kebiasaan kotor seperti memegang buah dan sayur sembarangan atau bersin dan batuk di depannya turut menjadi penyebab kontaminasi. "Anda tidak bisa percaya begitu saja pada pelanggan sebelumnya yang memegang-megang buah dan sayur sebelum memilih yang tepat," ujar Melanie. (lus/lus)