Sejak beberapa tahun lalu Starbucks memperkenalkan kartu Starbucks atau Starbucks card sebagai alat pembayaran non tunai. Dengan kartu ini pelanggan bisa menaruh sejumlah uang (deposit) sehingga nantinya transaksi di Starbucks cukup dengan menunjukkan kartu.
Seperti dikutip dari The Daily Meal (20/6), S&P Global Market Intelligence melaporkan jumlah uang warga Amerika Serikat yang tersimpan di dalam kartu Starbucks mencapai 1,2 miliar USD pada kuarter pertama tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Pihaknya menambahkan pada kuartal fiskal kedua, 41 persen transaksi di seluruh Starbucks Amerika Serikat dan Kanada ternyata menggunakan kartu. Dan 24 persen diantara transaksi tersebut dilakukan via aplikasi mobile. Secara keseluruhan, pada kuarter ini pengguna aktif kartu Starbucks di Amerika Serikat mencapai 12 juta orang.
Jumlah yang begitu besar mengejutkan banyak pihak terlebih jumlah ini melebihi deposit yang ada di lembaga finansial seperti California Republic Bancorp dan Discover Financial Services. Keduanya masing-masing memiliki simpanan sebanyak 1,01 miliar USD dan 470 juta USD.
Di sisi lain, beberapa pihak mengaitkan tingginya jumlah deposit dalam kartu Starbucks dengan strategi pemasaran perusahaan yang didirikan di Seattle ini. Munchies Vice (18/6) melaporkan ada jutaan kartu hadiah (gift cards) Starbucks yang dipasarkan tiap tahun.
![]() |
Pada malam Natal tahun 2014, Starbucks menjual 1.700 gift cards per menit. Perusahaan mengestimasi 1 dari 7 warga Amerika menerima kartu Starbucks di tahun tersebut.
Selain itu, diperkirakan terdapat lebih dari 5 miliar USD yang tersimpan dalam kartu Starbucks pada September 2014 dan September 2015. Sayangnya banyak deposit tersebut tidak terpakai alias terbuang sia-sia.
(adr/odi)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN