Mengapa Roti Tawar yang Dipanggang Rasanya Lebih Enak?

Mengapa Roti Tawar yang Dipanggang Rasanya Lebih Enak?

Odilia Winneke Setiawati - detikFood
Senin, 27 Jun 2016 07:16 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta - Roti tawar umumnya dioles dengan aneka bahan olesan dan diberi aneka isian. Orang lebih suka roti dipanggang dulu sebelumnya, ini alasannya.

Siapa yang tak suka aroma wangi roti yang baru dipanggang di toaster? Bahkan aroma wangi ini menjadi ritual sarapan banyak keluarga di dunia.

Banyak orang lebih memilih roti tawar panggang (toast) daripada roti tawar biasa. Ini sebenarnya bukan tanpa alasan. Ada alasan ilmiah di baliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip dari mirror.uk (25/6) saat roti tawar dipanggang di dalam taoster telah terjadi rekasi Malliard. Reaksi ini merupakan proses yang mirip karamelisasi.
Sebuah reaksi kimia antara asam amino dan gula yang ada dalam roti saat dipanggang sehingga menghasilkan bentuk kecokelatan yang non enzimatic.



Proses ini menghasilkan aroma dan rasa baru yang berbeda dari roti pada awalnya. Teksturnya jadi renyah, aromanya wangi dan rasanya sedikit manis mirip karamel.

Perlu dicatat proses ini akan terjadi dengan baik jika roti dipanggang pada suhu 110-170 C. Pada suhu ini reaksi ini akan berlangsung lebih cepat dan panas akan menguapkan air pada roti sehingga roti jadi renyah. (odi/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads