Meski beberapa harga bahan makanan mulai merangkak naik, terdapat trik sederhana untuk mengatasinya. Termasuk menyiapkan daftar belanja dan mengisi perut sebelum mengitari supermarket.
1. Jenis supermarket
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Tiap supermarket memiliki target pasar berbeda. Ada yang memberi harga standar dan ada juga yang mematok harga lebih mahal karena menjual produk premium. Memilih supermarket standar bisa menghemat pengeluaran belanja hingga 25%. Agar lebih hemat, pilih supermarket dekat rumah sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi.
2. Buat daftar belanja
Daftar belanja penting untuk membuat Anda berbelanja sesuai kebutuhan. Disamping itu, cara ini bisa menghemat waktu belanja karena Anda sudah tahu apa yang akan dibeli dan tidak tergoda melihat barang-barang lain.
3. Tidak belanja saat lapar
![]() |
Berbelanja dalam keadaan lapar ternyata bisa sebabkan pemborosan. Ini karena Anda berpotensi membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan. Karenanya penting untuk mengisi perut sebelum belanja agar lebih fokus dan tidak 'lapar mata.'
4. Cari promo harga
Umumnya supermarket besar mempublikasikan promosinya di media cetak maupun elektronik. Harga diskon diberikan untuk banyak barang termasuk produk kebutuhan sehari-hari seperti daging, buah, dan telur. Publikasi di koran bisa Anda manfaatkan sebagai panduan perbandingan harga dari beberapa supermarket lain yang memiliki promo sejenis.
5. Perbanyak buah dan sayur
![]() |
Ragam buah dan sayur dijual lebih murah dibanding daging dan produk olahan. Karenanya penuhi keranjang Anda dengan bahan makanan sehat ini. Keuntungan lainnya, jenis buah dan sayur sangat banyak dan bisa dikreasikan menjadi aneka menu. Untuk pilihan lebih murah, hindari membeli buah dan sayur potong. Meski terlihat praktis, produk ini sebenarnya lebih mahal dibanding buah dan sayur utuh.
6. Periksa kembali barang belanjaan
Sebelum membayar di kasir, periksa kembali satu per satu barang yang sudah diambil. Pastikan seluruh barang yang dibeli adalah barang yang dibutuhkan. Jangan ragu mengembalikan barang yang tidak jadi dibeli sekalipun sudah berada di kasir.
(adr/odi)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN