Ekspedisi Langit Nusantara

Brem dan Arak Bali, Minuman Upacara yang Kini Populer

Lusiana Mustinda - detikFood Kamis, 12 Mei 2016 16:25 WIB
Foto: Dewi Sri Foto: Dewi Sri
Jakarta - Kalau berkunjung ke Bali, Anda bisa mencicip minuman khas daerah ini. Terbuat dari hasil fermentasi ketan, minuman beralkohol ini jadi salah satu minuman tradisional khas Pulau Dewata.

Brem adalah minuman fermentasi khas Bali yang terbuat dari campuran ketan hitam dan putih. Dikemas dalam botol bulat mungil atau dalam botol bir.

Pada zaman dulu, brem sering digunakan saat upacara umat Hindu di Bali yaitu sebagai pengganti darah dalam upacara Tabuh Rah. Akan tetapi kini fungsinya mulai meluas, yaitu sebagai minuman ucapan selamat datang kepada wisatawan yang berkunjung serta bisa dijadikan sebagai minuman untuk oleh-oleh.

Berbeda dengan brem khas Madiun yang berbentuk kotak. Di Bali, brem merupakan minuman cair dan mengandung alkohol. Selain alkohol, brem juga mengandung beberapa unsur lainnya seperti gula pereduksi, gas karbondioksida dan juga sedikit asam organik.



Dalam proses pembuatannya, beras ketan difermentasi dengan ragi tape. Campuran ini kemudian disimpan selama kurang lebih lima hari hingga berubah bentuk menjadi tape. Setelah itu, tape diremas-remas kemudian dipisahkan antara air dan ampasnya.

Cairan ditambahkan lagi dengan ragi, kemudian disimpan selama 15 hari. Untuk meningkatkan kadar alkohol di dalamnya, brem kemudian disimpan lagi selama 6 hingga 8 bulan.


Kadar alkohol yang ada dalam brem ini berkisar antara 3 hingga 5 persen dengan warna cokelat yang khas dari ketan hitam.

Di Bali ada banyak produsen brem yang memasarkan produknya. Akan tetapi yang paling populer adalah brem Dewi Sri. Perusahaan brem ini sudah didirikan sejak tahun 1967. Untuk proses pemasarannya, brem ini tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tapi juga di ekspor hingga mancanegara seperti Jepang, Australia hingga beberapa negara di Eropa.



Selain brem, Bali juga punya arak yang tidak kalah populer. Masyarakat Bali percaya bahwa arak Bali dilindungi oleh kekuatan Dewa Arak Api atau biasa disebut dengan Ida Bhatara Arak Api yang berstana di sebuah pura kelurga atau dadia yang bernama Njung Pura.

Salah satu pembuat arak yang terkenal di Bali adalah Arak Bali Karangasem.

Bagi Anda yang sedang berada di Bali, bisa datang langsung ke factory outlet Dewi Sri yang berada di kawasan Sanur, Bali. Dengan jaringan luas dan tercepat, Anda dapat memanfaatkan google maps untuk datang langsung ke tokonya.




Ayo ikutiĀ Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia."

Dewi Sri
Jl. Danau Tondano 58
Sanur, Bali
Telp: (62) (0361) 288202 / 281956

Sila Sayana
Brem "Dewi Sri"
Jl. By Pass Ngurah Rai
Sanur, Bali (lus/odi)