Di Amerika, Pho dan Kunyit Jadi Makanan yang Paling Banyak Dicari di Google

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Sabtu, 30 Apr 2016 13:16 WIB
Foto: Ad Week
Jakarta - Google jadi sumber informasi andalan untuk mencari tahu apapun, termasuk makanan. Di Amerika, ada 5 makanan terpopuler versi pencarian Google.

"Dengan setiap kata yang diketik pada bar pencarian, kita bisa melihat pertimbangan atau tujuan konsumen," ujar Google ketika merilis laporannya pada Kamis (28/04), seperti dikutip dalam Ad Week (29/04). Kompilasi pencarian teratas juga bisa menggambarkan penduduk Amerika sekaligus mempelajari perilaku penduduk tersebut.

Hasil laporan didasarkan pada volume pencarian terkait makanan setiap bulannya sejak Januari 2014 hingga Januari 2016. Hasil diukur berdasarkan pertumbuhan, kecepatan, dan percepatan pencarian dari tahun ke tahun. Berikut 5 makanan yang paling banyak dicari informasinya di Google oleh warga Amerika.

1. Pho


Mie asal Vietnam ini terbukti makin populer di Amerika. Dalam satu dekade terakhir, popularitasnya terus bertumbuh tiap tahun. Laju tercepat terjadi sejak 2013 dengan total pencarian meningkat 11 persen dari tahun ke tahun. Menurut Google, konsumen ingin mengetahui cara membuat pho. Sebanyak 8% dari mereka lebih mungkin mencari informasi pho di Google pada akhir pekan. Kota paling populer yang penasaran akan pho antara lain Denver dan Seattle.

2. Bahu Babi


Banyak warga Amerika kini memburu bahu babi untuk diolah menjadi BBQ. Karenanya mereka mencari di Google sejumlah hal terkait bahu babi seperti cara menyiapkannya. Sementara itu, video terpopuler berhubungan dengan BBQ bahu babi a la Amerika. Namun banyak konsumen juga penasaran mencoba masakan Korea dan Kanton. Beberapa kota terpopuler dalam hal pencarian bahu babi di Google adalah Boston, Chicago, dan Denver.

"Warga Amerika kini senang menikmati hidangan tradisional dengan memberi sentuhan baru. Apakah itu rasa baru atau metode baru untuk menyiapkannya. Mereka juga bereskperimen dengan daging-daging familiar dan menguasai keterampilan baru. Dengan potongan daging besar dan teknik slow cookers, mereka mengubah menu biasa dalam pengalaman akhir pekan yang menyenangkan," sebut laporan.

3. Mug Cake


Mug cake
yang praktis dan lezat rupanya mengundang rasa penasaran warga Amerika. Popularitasnya tumbuh 82% dari Desember 2015 ke Januari 2016. Soal rasa, mereka mencari yang lezat namun tetap sehat. Seperti pencarian rasa cokelat, vanilla, selai kacang, dan kopi dengan tambahan kriteria yaitu "vegan," "paleo," no egg," dan "gluten free." Video terpopuler di YouTube berkaitan dengan mug cake termasuk pembuatannya dengan rasa Funfetti dan red velvet.

4. Kunyit


Di Indonesia sejak lama kunyit menjadi salah satu bumbu dapur populer. Namun di Amerika, tren penggunaan kunyit terbilang baru. Ini seiring meningkatkanya kesadaran konsumen akan manfaat kesehatan kunyit. Mereka kerap menambahkannya pada jus atau smoothies.

Pencarian kunyit di Google meningkat 56% dari November 2015 hingga Januari 2016. Warga Amerika mencari tahu dampak penambahan kunyit pada menu harian mereka. "Meski mereka sudah mengetahui manfaat penambahan bahan makanan tertentu, mereka mengedukasi diri sendiri via onliine mengenai cara konsumsi bahan makanan tersebut. Perilaku ini lebih mungkin terjadi di awal-awal minggu ketika konsumen paling bersemangat untuk mengoptimalkan gaya hidup mereka," ungkap Google.

5. Pasta


Setelah 4 tahun mengalami pertumbuhan lambat, hasil pencarian Google akan pasta kembali meningkat. Warga Amerika kerap mencari informasi seputar rigatoni, tortellini, penne, fusilli, dan lingune.

Seluruh hasil pencarian pasta telah meningkat 26% sejak Januari 2015 hingga Januari 2016. Kata kunci teratas termasuk sosis, ayam, daging sapi, lobster, dan ham. "Konsumen paling tertarik dalam membuat pasta di rumah saat akhir pekan. Mereka bereksperimen dengan resep dan saus baru yang bisa dibuat sendiri di rumah atau dibeli di toko. Ada minat untuk memahami perbedaan jenis-jenis pasta dan saus yang jadi pelengkapnya," ungkap Google.

(adr/odi)