Karena Perubahan Iklim, Denmark akan Kenakan Pajak Daging Merah

Karena Perubahan Iklim, Denmark akan Kenakan Pajak Daging Merah

Lusiana Mustinda - detikFood
Jumat, 29 Apr 2016 18:33 WIB
Foto: Thinkstock
Jakarta - Hewan ternak berkontribusi sepersepuluh dari emisi global. Untuk menekan konsumsi daging merah, sebuah lembaga di Denmark berusaha mengubah kebiasaan makan dengan kenakan pajak pada daging.

Denmark sedang mempertimbangkan usulan untuk memperkenalkan pajak pada daging merah. Hal ini dilakukan setelah wadah pemikir dari pemerintah menyimpulkan bahwa, "perubahan iklim adalah masalah etika".

The Danish Council of Ethnis merekomendasikan beri pajak awal pada daging sapi. Ini dimaksudkan agar dalam jangka panjang, pajak bisa berlaku untuk semua makanan yang dapat mempengaruhi iklim. Besarnya pajak, tergantung pada dampak yang dihasilkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Dukungan telah didapatkan dari mayoritas masyarakat Denmark dan sekarang proposal sedang diajukan untuk dipertimbangkan kembali oleh pemerintah.

Dilansir dalam Independent (27/04), Ethics Council mengatakan Denmark berada di bawah ancaman langsung dari perubahan iklim dan ini tidak cukup untuk bergantung pada konsumen yang pro "ethical consumer" saja tapi juga seluruh lapisan masyarakat di suatu negara.

"Cara hidup masyarakat Denmark, jauh dari 'go green' dan jika kita ingin hidup lebih lama, sebaiknya perlu menjaga kenaikan suhu global di bawah 2 derajat celcius. Dan memperhatikan asupan makanan bisa membantu iklim yang berkelanjutan," jelas salah satu anggota dewan.



Sapi sendiri menyumbang sekitar 10 persen dari emisi gas rumah kaca secara global. Sedangkan produksi makanan secara keseluruhan berkontribusi antara 19 dan 29 persen.

Juru bicara dari The Danish Council of Ethnis, Mickey Gjerris mengatakan, "Untuk respon terhadap makanan yang dapat merusak iklim dinilai efektif, sementara itu juga perlu memberikan kontribusi untuk tingkatkan kesadaran akan tantangan perubahan iklim".

"Sehingga dibutuhkan peraturan yang jelas untuk menggiring masyarakat dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan pemberian pajak," pungkasnya. (lus/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads