Dosen Ini Beri Syarat Minum Liquor Agar Mahasiswa Bisa Lulus Ujian

Dosen Ini Beri Syarat Minum Liquor Agar Mahasiswa Bisa Lulus Ujian

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood
Jumat, 29 Apr 2016 11:03 WIB
Foto: Grub Street/Oddity Central
Jakarta - Seorang profesor di perguruan tinggi China diskors karena memberi syarat kelulusan tak lazim. Mahasiswa 'dipaksa' menenggak liquor. Makin banyak yang diminum, makin tinggi pula nilai yang didapat.

Oddity Central (28/04) mengabarkan liquor yang diberi sang profesor adalah liquor China bernama baijiu. Minuman keras ini dikabarkan punya efek memabukkan yang kuat karena mengandung 40-60 persen alkohol.

"Kalian semua akan menjalani pekerjaan sales setelah lulus. Karenanya minum baijiu adalah sesuatu yang harus kalian pelajari," ujar profesor Gu Ming pada mahasiswanya di kelas Traditional Chinese Medicine (TCM) di Guizhou Anshun Vocational Institute.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gu Ming menuangkan baijiu di gelas-gelas plastik kecil lalu menaruhnya di depan meja kantor. Para mahasiswa seolah dipaksa untuk menenggak baijiu.


"Mereka yang bisa menghabiskan segelas baijiu akan mendapat nilai 100. Jika menghabiskan setengah gelas nilainya 90. Sedangkan mereka yang menyeruput baijiu nilainya 60," ujar Gu Ming.

Ia memperingatkan mahasiswa yang tidak minum baijiu tidak lulus ujian. Tindakan tak lazim sang profesor pun tersebar di media sosial Weibo lewat unggahan foto mahasiswa.

Gu Ming beralasan tindakannya ini untuk membiasakan para mahasiswa minum baijui mengingat minuman ini umum dinikmati dalam dunia bisnis China.


Dari unggahan foto yang tersebar terlihat kebanyakan mahasiswa tidak menghabiskan baijiu dan masih dalam keadaan sadar. Namun beberapa mahasiswa dilaporkan terlihat mabuk.

Kalaupun tindakan ini dianggap lelucon, Deputi Direktur Institut, Fu Guisheng mengatakan tidak melihat lelucon apapun dalam hal ini. Karenanya ia memberi skors pada Gu Ming.

Kejadian ini juga tidak disetujui banyak pihak di luar kampus. Meski begitu, ada sedikit pihak yang bersimpati pada Gu Ming dan mengatakan bahwa Gu Ming hanya berusaha membantu mahasiswanya.

(adr/odi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads